Sumatera Ekspres | Baca Koran Sumeks Online | Koran Sumeks Hari ini | SUMATERAEKSPRES.ID - SUMATERAEKSPRES.ID Koran Sumeks Hari ini - Berita Terhangat - Berita Terbaru - Berita Online - Koran Sumatera Ekspres

https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Mitsubishi baru

Iklan Google/Link Sponsor

Diajak VCS saat Cari Kerja, Malah Diperas

Perempuan muda di Palembang diperas setelah diajak video call saat cari kerja-Foto : Ist-

PALEMBANG, SUMATERAEKSPRES.ID – Maksud hati ingin mencari pekerjaan justru nasib nahas menimpa perempuan muda berinisial BP (20), warga Kecamatan Kalidoni, Palembang. Ia diperas orang tak dikenal dan diancam akan disebarkan video pribadinya.

Dia akhirnya memutuskan melaporkan kasus tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, Rabu (4/3).  Kepada polisi, ia menuturkan kejadiannya berlangsung Senin (23/2) silam, "Saat itu saya sedang mencari pekerjaan lewat media sosial Instagram.


Iklan Google/Link Sponsor

Lalu saya melihat aplikasi Tigo yang menawarkan pekerjaan sebagai host," ujarnya.

Karena tertarik, korban kemudian mengunduh aplikasi tersebut. Tak lama kemudian, ia dihubungi oleh nomor tak dikenal yang mengajaknya melakukan video call dengan iming-iming keuntungan berupa koin dari aplikasi.

"Dia menjanjikan saya akan mendapatkan koin dari aplikasi itu," katanya.

Setelah melakukan panggilan video tersebut, korban kembali dihubungi oleh nomor berbeda. Hanya saja kali ini pelaku mengirimkan rekaman video panggilan tadi dengan disertai ancaman.

BACA JUGA:Pembuat Tato di BKB Kembali Berulah, Empat Atlet Pornas Korpri Asal PBD Jadi Korban Pemerasan

BACA JUGA:Terbukti Korupsi, Dua Terdakwa Kasus Pemerasan dan Gratifikasi Penerbitan K3 Dituntut 1,5 Tahun Penjara

"Dia kirim video itu dan minta uang. Saya transfer lewat QRIS sebesar Rp250 ribu," ungkap korban. 

Korban sendiri terpaksa mentransfer uang karena takut video itu akan disebarluaskan. Namun setelah uang dikirim, pelaku malah kembali meminta sejumlah uang lainnya.

"Karena dia minta lagi dan terus mengancam, saya merasa ini sudah pemerasan. Jadi saya memutuskan untuk melapor," tegasnya.

"Saya harap pelakunya bisa segera tertangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya," imbuhnya lagi.

Sementara itu,  Ka SPKT Polrestabes Palembang melalui Pamapta Ipda Adityan Ammar Syahputra menyampaikan laporan korban telah diterima. "Laporan tersebut akan kami serahkan ke Unit Perlindungannya Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Palembang  untuk dilakukan penyelidikan serta penyidikan lebih lanjut," tutupnya. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan