Muara Enim Targetkan Zero TBC 2030, 28 Desa Sudah Terapkan Kawasan Tanpa Rokok

Kamis 31 Jul 2025 - 18:57 WIB
Reporter : Ozi
Editor : Dede Sumeks

MUARA ENIM, SUMATERAEKSPRES.ID - Bupati Muara Enim H Edison, optimistis penerapan dan pembentukan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di setiap desa atau kelurahan dapat mempercepat pencapaian target zero kasus tuberkulosis (TBC) pada tahun 2030.

Hal tersebut disampaikan Bupati saat memaparkan salah satu strategi untuk melawan penyakit TBC, di hadapan Menteri Kesehatan RI secara daring dan Ketua Umum Pengurus Pusat Asosiasi Dinas Kesehatan Seluruh Indonesia (ADINKES), Dr M Subuh MPPM serta kepala Dinas Kesehatan seluruh Indonesia, di sela acara Pertemuan Nasional ADINKES tahun 2025 dan Pelantikan Pengurus Pusat ADINKES periode 2025-2030 di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (30/7). 

BACA JUGA:Lebih dari 10 Ribu Warga Sumsel Idap TBC, Palembang yang Terbanyak Warganya Mengidap TBC

BACA JUGA:Masyarakat Sehat Sriwijaya Tampilkan Inovasi Aquaponik untuk Dukung Eliminasi TBC dan Ekonomi Warga Palembang

Bupati yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan dr Eni Zatila MKM serta sejumlah kepala OPD, camat dan Kades Ulak Bandung, melaporkan saat ini 28 desa sudah menerapkan KTR dengan menyediakan minimal 10 tempat khusus merokok di sudut desa.

"KTR ini secepatnya akan disusul oleh seluruh desa/kelurahan lain di Kabupaten Muara Enim," ujar Edison.

Tak hanya itu, Bupati pun mengungkapkan sejumlah upaya dilakukan Pemkab Muara Enim untuk pengentasan kasus TBC ini.

"Kami ada kendaraan operasional cek kesehatan keliling gratis atau jemput bola ke desa-desa untuk skrining TBC," ungkapnya.

Orang nomor satu di Bumi Serasan Sekundang itu menjelaskan, pihaknya turut menyediakan atau membedah rumah tidak layak huni bagi penderita TBC.

"Pemkab Muara Enim juga mengalokasikan dana sebesar 5 miliar untuk penanggulangan TBC di tahun 2025," bebernya.

Edison menegaskan, segala program dan strategi ini sebagai bentuk komitmen dan kepedulian pemerintah untuk pengentasan TBC di Kabupaten Muara Enim. 

BACA JUGA:Tambang Habis, Masyarakat TBC Makan Debu, Perusahaan Tambang Batu Bara Ditarget 1 Tahun Bangun Jalan Khusus

BACA JUGA:Penularan TBC Masih Tinggi, 2024 Tercatat 23.420 Pasien di Sumsel, Sebaran Terbanyak di Palembang 7.533 Kasus

Di sisi lain, Bupati mengucapkan selamat kepada Kadinkes Muara Enim dr Eni Zatila MKN yang didaulat sebagai anggota di bidang pengembangan kapasitas dan kompetensi atau satu dari dua perwakilan Sumsel di kepengurusan ADINKES Pusat.

"Kami berharap Kadinkes dapat menjadi penyambung lidah Pemkab Muara Enim dengan pemerintah pusat guna meningkatkan pelayanan dan kualitas kesehatan masyarakat di Bumi Serasan Sekundang," pungkasnya.(ozi/lia/)

Kategori :