Beban Berat

Minggu 05 Feb 2023 - 00:48 WIB
Reporter : admin
Editor : admin

        MILAN- Pertarungan sengit bakal tersaji pada pekan ke-21 Serie A musim ini.  Yakni mempertemukan dua tim raksasa, Inter Milan menjamu AC Milan di Stadion Giuseppe Meazza, Senin (6/2) dini hari nanti.

      Kedua tim berambisi untuk bisa saling bunuh di pertandingan bertajuk derby della Madonnina tersebut. Selain sebagai ajang pembuktian siapa tim terbaik, laga tersebut juga sekaligus untuk memperbaiki peringkat masing-masing di klasemen sementara.

      Inter Milan yang saat ini bercokol di peringkat dua dengan 40 poin berambisi untuk memangkas jarak dengan sang pemuncak klasemen Napoli yang telah bukukan 53 poin dari 20 laga yang dijalani.

      Sedangkan AC Milan sendiri yang saat ini berada di peringkat lima dengan 38 poin bawa misi menang demi bisa naik di dua besar klasemen. Sekaligus menjaga peluang untuk meraih juara.

      Namun, AC Milan datang dalam kondisi kurang baik. Mereka dalam kondisi beban berat. Sebab, I Rossoneri  bermodalkan rentetan hasil buruk. Dimana sudah 6 laga beruntun di semua kompetisi anak asuh Stefano Pioli tak pernah menang.

Ada beberapa faktor yang membuat Milan tampil buruk salah satunya lini belakang mereka yang sangat keropos, kebobolan 14 gol di 4 laga terakhir.

Melihat kondisi tersebut, legenda Rossoneri, Alessandro Costacurta menyoroti skema bertahan skuad asuhan Stefano Pioli.

“Saya percaya para pemain Milan sudah terbiasa dengan sistem yang berbeda-beda. Tapi sikap mereka di masa-masa sulit juga penting," ujar Costacurta kepada Sky Sport Italia.

"Taktik bisa menolong, namun sekarang masalahnya ada di pertahanan. Mereka harus perlu merapatkan kembali pertahanan demi meningkatkan rasa percaya diri,” imbuhnya.

Untuk itu, bek Milan pada 1986-2007 tersebut meminta Stefano Pioli untuk memperbaiki cara bertahannya. "Sewaktu kalah melawan Sassuolo (pekan lalu), mereka punya beberapa peluang bagus dan ada dua gol yang dianulir karena offside. Masalahnya bukan lini belakang, namun fase bertahan dan menambah satu gelandang untuk membantu," tegasnya.

Sementara itu, tuan rumah Inter Milan punya modal lebih baik saat menjamu AC Milan. Inter mencatatkan 4 kemenangan dan 1 kekalahan dari 5 partai terakhir. Kemenangan terkini Inter didapatkan dari Atalanta 1-0 di partai perempat final Coppa Italia.

Nerazzurri juga terbukti tangguh di pertemuan terakhir kontra Milan pada Supercoppa Italia Januari lalu. Inter menundukan Milan dengan 3 gol tanpa balas sekaligus memastikan 1 gelar musim ini.

Pelatih Inter, Simone Inzaghi, mengaku puas atas performa Inter kini. Kemenangan itu tentu saja menjadi modal bagus Inter sebelum menjamu rival sekota, AC Milan. Terlebih laga nanti bakal didominasi tifosi (pendukung) Inter di stadion yang menjadi kandang kedua tim.

Inzaghi menyebut, timnya langsung berfokus pada Derby della Madonnina usai menundukan Atalanta awal Februari lalu. “Sekarang kami harus melupakannya (kemenangan melawan Atalanta), memulihkan energi karena pada hari Minggu (Senin – WIB) kami akan memiliki pertandingan kandang dengan para penggemar di pihak kami. Dan kami akan berusaha untuk membuatnya menjadi yang terbaik,” ujar Inzaghi.

Pada duel kontra Milan, Inter masih akan menunggu pemulihan Handanovic dan Brozovic untuk dapat memperkuat tim. Kedua pemain ini belum memainkan pertandingan di paruh kedua bersama Inter.

“Kami tidak memiliki Handanovic, kami menunggu dia dan Brozovic pulih. Saya percaya diri, saya berharap dapat memilikinya pada hari Minggu, mereka berlatih dengan tanpa mengalami masalah,” pungkasnya. (gsm)

Tags :
Kategori :

Terkait