Quattro Tundukkan Smumsa dalam Duel Ketat, Drama Kuarter Empat Bikin Penonton Tahan Napas
Quattro Tundukkan Smumsa dalam Duel Ketat, Drama Kuarter Empat Bikin Penonton Tahan Napas-Foto: IST -
SUMATERAEKSPRES.ID – Laga sengit antara SMAN 4 Palembang (Quattro) dan SMA Muhammadiyah 1 Palembang (Smumsa) pada Sabtu, 15 November 2025 sore, menjadi magnet bagi penikmat bola basket Sumsel. Pertandingan yang digelar dalam SBL Gubernur Sumsel Cup 2025 itu berlangsung bak final, meski masih fase awal turnamen.
Sejak peluit pertama, ketegangan langsung terasa. Kuarter pertama berakhir imbang 6-6, memberi isyarat bahwa tidak ada ruang untuk kesalahan. Kuarter kedua, Smumsa sempat mengambil alih momentum dengan skor 11-9. Namun, Quattro menunjukkan karakter juara dengan menahan tekanan dan menyamakan kedudukan.
“Sejak awal kami sadar pertarungan bakal sengit. Tidak ada yang mau mengalah,” ujar kapten Quattro, Khazer Muammar, dengan nada tenang namun tegas.
Memasuki kuarter tiga, permainan semakin panas. Kedua tim saling balas serangan, skor terus imbang di angka 13-13.
BACA JUGA:Inilah Jadwal Penerbitan NRG Bagi Guru Lulusan PPG Tahap 2 2025
BACA JUGA:Smanduta Mengamuk di GOR Dempo, Pusri Tak Berkutik: Menang 51-31 dan Amankan Tiket Sweet Sixteen
Tribun penonton penuh tegang, setiap serangan disambut sorak sorai yang membuat jantung berdegup kencang.
Namun, kuarter empat benar-benar menjadi panggung drama. Dengan lima menit tersisa, skor 15-15. Ridho Febriansyah, center Smumsa, sukses menambah skor menjadi 16-15 lewat free throw.
Sementara kegembiraan penonton Smumsa belum sempat habis, Muhammad Dzaki dari Quattro langsung membalas dengan tembakan bersih, membawa timnya unggul 17-16.
Ketegangan memuncak. Body contact sering terjadi, emosi meningkat, dan sorak penonton makin memuncak. Dengan waktu tersisa 1 menit 22 detik, Muhammad Ilham, guard Quattro, memperoleh dua free throw dan memasukkan satu. Skor kini 18-16, yang kemudian menjadi angka penentu.
BACA JUGA:Perbandingan Oppo Reno 15 vs Xiaomi 15: Siapa yang Lebih Unggul?
BACA JUGA:7 Mobil Daihatsu Paling Dicari untuk Driver Online: Pilihan Efisien bagi Pengemudi Profesional
Peluang terakhir Smumsa hadir di 17 detik terakhir lewat dua free throw Muhammad Kiran, sayangnya gagal. Bahkan tembakan tiga poin di dua detik tersisa pun tak menemui sasaran.
“Itu momen paling deg-degan. Rasanya dunia berhenti sedetik,” ungkap Dzaki, pemain kunci Quattro.
