Sumatera Ekspres | Baca Koran Sumeks Online | Koran Sumeks Hari ini | SUMATERAEKSPRES.ID - SUMATERAEKSPRES.ID Koran Sumeks Hari ini - Berita Terhangat - Berita Terbaru - Berita Online - Koran Sumatera Ekspres

https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Mitsubishi baru

Iklan Google/Link Sponsor

Spanyol Masih Favorit Juara Dunia

Spanyol Masih Favorit Juara Dunia.-foto: ist-

SUMATERAEKSPRES.ID-Demam FIFA World Cup 2026 semakin membara. Tepat 30 hari sebelum kick-off di Mexico City pada 11 Juni 2026, peta persaingan calon juara mulai terlihat jelas. 

Tim-tim elite dunia kini memasuki fase final pematangan skuad, dengan aroma persaingan panas sudah terasa sejak drawing fase grup diumumkan.

Spanyol masih dianggap sebagai kandidat terkuat untuk mengangkat trofi paling prestisius di planet sepak bola. 

Meski 0diterpa kabar cedera hamstring wonderkid Lamine Yamal, La Roja tetap dipenuhi pemain dengan teknik kelas dewa dan permainan tiki-taka yang mematikan. 

BACA JUGA: Laskar Juaro Mudo Bikin Kejutan dengan Andalkan Talenta Asli Daerah


Iklan Google/Link Sponsor

BACA JUGA: Gol Menit 98 Buyarkan Mimpi Ronaldo, Perayaan Juara Tertunda

"Kami tetap percaya diri menghadapi turnamen ini," ujar pelatih Luis de la Fuente dalam sesi wawancara jelang turnamen, melansir ESPN, Kamis (14/5).

Di belakang Spanyol, Prancis datang dengan ambisi besar di era terakhir pelatih Didier Deschamps. 

Sang arsitek Les Bleus ingin menutup karier internasionalnya dengan mahkota dunia kedua setelah sukses di 2018. 

Namun badai cedera dan performa inkonsisten beberapa pemain membuat perjalanan Prancis diprediksi tidak akan mudah.

BACA JUGA: Neymar Masuk Skuad Sementara Brasil Menuju Piala Dunia

BACA JUGA:Stadion Piala Dunia Terancam Tenggelam, NASA Turun Tangan

Sorotan utama tetap tertuju pada Kylian Mbappé yang menjadi motor serangan Prancis. 

Meski sempat terganggu cedera minor dan isu internal di klubnya, sang superstar masih dianggap sebagai pemain paling berbahaya di turnamen nanti. 

"Piala Dunia selalu menjadi mimpi terbesar setiap pemain," kata Mbappé singkat namun penuh makna.

Sementara itu, juara bertahan Argentina kembali membawa magis Lionel Messi. 

Di usia 38 tahun, La Pulga masih menjadi jenderal lapangan bagi Albiceleste. 

BACA JUGA:Imbangi Kendal 1-1, Sumsel United U-19 Lolos Final EPA Championship 2026

BACA JUGA:Duel Panas di Olimpico, Inter Percaya Diri Usai Scudetto, Laizo Berupaya Selamatkan Tiket Eropa

Pelatih Lionel Scaloni bahkan memastikan Messi tetap menjadi pusat permainan Argentina. "Leo selalu memberi energi dan inspirasi luar biasa bagi tim ini," ujar Scaloni.

Tim lain yang tidak kalah menarik adalah Inggris. Kehadiran pelatih anyar Thomas Tuchel membuat The Three Lions tampil lebih agresif secara taktikal.

Kombinasi Harry Kane, Jude Bellingham, hingga Bukayo Saka menjadi senjata mematikan Inggris untuk mengejar trofi dunia pertama sejak 1966.

Di sisi lain, Brasil datang dengan nuansa berbeda bersama pelatih anyar Carlo Ancelotti. Tim Samba masih mengandalkan ledakan skill Vinícius Júnior dan kreativitas Raphinha.

BACA JUGA:NMB Club Raih Juara 3 Happyhoops Championship KU-12, Cetak Bibit Pebasket Muda Palembang

BACA JUGA:Kembali Raih Poin, Veda Kukuhkan Dominasi di antara Rookie Moto3 2026

 "Brasil selalu punya DNA juara," kata Ancelotti penuh optimisme meski skuadnya diterpa beberapa cedera pemain inti.

Kejutan juga berpotensi datang dari Portugal yang masih memiliki Cristiano Ronaldo. 

Meski sudah berusia 41 tahun, CR7 tetap menjadi ikon utama Selecao das Quinas. Portugal kini memiliki keseimbangan lini tengah luar biasa lewat Bruno Fernandes, Vitinha, dan João Neves.

Selain tim-tim unggulan, beberapa kuda hitam siap membuat kejutan besar. Maroko masih membawa semangat sejarah setelah tampil fenomenal di edisi sebelumnya. 

BACA JUGA:Laskar Juaro Muda Hadapi Laga Hidup Mati demi Tiket Final EPA

BACA JUGA:Tensi Memanas, Iran Pastikan Tetap Bertanding di Piala Dunia 2026

Sedangkan Norwegia mulai mencuri perhatian berkat duet maut Erling Haaland dan Martin Ødegaard yang sedang on fire di level klub.

Persaingan fase grup dipastikan berlangsung brutal dengan atmosfer penuh tensi, duel high pressing, serangan balik cepat, hingga drama injury time yang selalu menjadi warna khas Piala Dunia. 

Turnamen edisi 2026 juga diprediksi menjadi salah satu yang paling spektakuler karena melibatkan 48 negara dan digelar di tiga tuan rumah sekaligus, yakni Meksiko, Amerika Serikat, dan Kanada. 

"Kami siap memberikan pertunjukan terbaik untuk dunia," tegas Messi menutup optimisme jelang pesta sepak bola terbesar bumi. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan