Jadwal Playoff Piala Dunia 2026 Kacau
TERTAHAN: Pelatih Timnas Irak Graham Arnold yang dikabarkan saat ini tertahan di Dubai akibat perang di Timur Tengah. Foto: Instagram Graham Arnold.--
ZURICH, SUMATERAEKSPRES.ID – Situasi geopolitik di Timur Tengah kini ikut mengguncang dunia sepak bola. Pertandingan play-off antarkonfederasi menuju Piala Dunia 2026 mendadak berada dalam ketidakpastian setelah Timnas Irak terancam gagal melakukan perjalanan ke lokasi pertandingan.
Federasi Sepak Bola Irak kini tengah melakukan komunikasi intens dengan FIFA. Mereka berusaha mencari solusi setelah sebagian pemain dan staf tim berpotensi tidak dapat meninggalkan negara tersebut akibat konflik yang melibatkan Iran.
BACA JUGA:Inggris Satu Grup dengan Kroasia di Piala Dunia 2026, Jalan Terjal Menanti The Three Lions
BACA JUGA:Indonesia U-17 Tersingkir, tapi Ukir Sejarah di Piala Dunia
Pertandingan krusial play-off itu dijadwalkan berlangsung di Monterrey, Meksiko, pada 31 Maret mendatang. Laga ini menjadi penentuan penting bagi Irak untuk menjaga peluang tampil di panggung sepak bola terbesar dunia.
Namun masalah besar muncul setelah maskapai nasional Irak dan kementerian transportasi negara tersebut mengumumkan bahwa wilayah udara Irak akan ditutup setidaknya selama empat minggu.
Kondisi ini membuat sekitar 40 persen skuad tidak memiliki akses penerbangan untuk bergabung dengan tim.
Situasi semakin rumit karena pelatih kepala Irak, Graham Arnold, saat ini dilaporkan masih tertahan di Dubai setelah beberapa penerbangan dibatalkan.
Tanpa kepastian jadwal perjalanan, persiapan tim menjelang laga penentuan pun ikut terganggu.
Satu-satunya opsi perjalanan yang sempat dipertimbangkan adalah perjalanan darat selama sekitar 25 jam dari Baghdad menuju Turki melalui wilayah utara Irak. Namun rencana tersebut dinilai berisiko tinggi karena faktor keamanan.
Masalah lain juga muncul terkait dokumen perjalanan. Sejumlah pemain dan staf tim diketahui belum mengantongi visa untuk masuk ke Meksiko maupun Amerika Serikat.
Bahkan rencana pemusatan latihan di Houston harus dibatalkan karena beberapa anggota tim tidak bisa mendapatkan izin masuk.
Seorang sumber dari internal tim Irak mengakui situasi saat ini sangat sulit. Ia mengatakan, “Kami tersebar di berbagai negara dan tetap mencoba bersiap sebaik mungkin.
BACA JUGA:Wow! Arab Saudi Bangun Stadion di 'Atas Langit' Setinggi 350 Meter untuk Piala Dunia 2034
