Bursa Transfer MotoGP 2027 Memanas, Bezzecchi, Martin, dan Quartararo Jadi Sorotan
DIPERTAHANKAN : Juara bertahan Moto GP 2025 Marc Marquez salah satu yang akan berusaha dipertahankan oleh Ducati pada musim balap 2026.-FOTO : INSTAGRAM MARCMARUEZ93-
LONDON, SUMATERAEKSPRES.ID – Musim MotoGP 2026 bahkan belum benar-benar dimulai, tetapi suhu persaingan sudah membara menuju MotoGP 2027.
Di balik 22 seri balapan dan ratusan poin yang diperebutkan, drama sesungguhnya justru terjadi di luar lintasan.
BACA JUGA:MotoGP 2026 Launching Spektakuler di KLCC Kuala Lumpur
Bursa pembalap atau “silly season” berubah menjadi panggung spekulasi, negosiasi senyap, hingga pernyataan diplomatis yang menyimpan banyak makna
Sorotan pertama tertuju pada Marco Bezzecchi yang sudah mengamankan kursi pabrikan, namun teka-teki muncul soal siapa tandemnya nanti.
Jorge Martin sempat dikaitkan dengan pintu keluar, dan CEO Aprilia, Massimo Rivola, tak menutup kemungkinan perubahan besar.
“Aprilia tidak pernah tidur. Kami punya Plan B, Plan C, bahkan D,” tegasnya, melansir laman MotoGP, Jumat (13/2).
Di kubu Ducati, situasinya tak kalah panas. Marc Marquez disebut sebagai prioritas utama untuk dipertahankan. Sang manajer tim, Davide Tardozzi, blak-blakan menyatakan mereka ingin segera mengunci tanda tangan #93. “Kami dekat dengan kesepakatan,” ujarnya optimistis.
Namun kursi kedua masih menjadi misteri, memunculkan spekulasi soal Pedro Acosta hingga masa depan Francesco Bagnaia.
Bagnaia sendiri tak ingin terlihat terpojok. “Saya punya peluang besar untuk 2027,” katanya singkat namun penuh arti.
Pernyataan itu seakan menegaskan bahwa juara dunia tersebut tak kekurangan opsi. Sementara Acosta, meski tampil menjanjikan dalam tes pramusim, justru merendah dengan menilai performanya “baru 6 dari 10”.
Pabrikan Jepang juga ikut mengaduk bursa. Nama Fabio Quartararo ramai dikaitkan dengan kepindahan mengejutkan. Sang juara dunia 2021 mengakui adanya komunikasi lintas tim.
“Kami sedang berbicara dengan beberapa tim, dan Honda salah satunya,” ungkapnya. Namun bos tim Alberto Puig memberi respons hati-hati, menyebut Honda masih mempertimbangkan beberapa opsi.
