Sumatera Ekspres | Baca Koran Sumeks Online | Koran Sumeks Hari ini | SUMATERAEKSPRES.ID - SUMATERAEKSPRES.ID Koran Sumeks Hari ini - Berita Terhangat - Berita Terbaru - Berita Online - Koran Sumatera Ekspres

https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Mitsubishi baru

Arsenal vs Chelsea 1-0, Gol Havertz Antar The Gunners ke Final Piala Liga

Kai Havertz-FOTO : ISTAGRAM-

LONDON, SUMATERAEKSPRES.ID – Arsenal memastikan langkah ke final Piala Liga Inggris dengan kemenangan tipis 1-0 atas Chelsea di leg kedua semifinal di Emirates Stadium, Rabu (4/1) dini hari WIB.

Gol Kai Havertz pada menit-menit akhir mengunci agregat 4-2, membawa The Gunners kembali ke Wembley setelah penantian panjang yang penuh tensi dan drama.

BACA JUGA:Arsenal vs Chelsea Leg Kedua Piala Liga Inggris: Derby London Panas di Emirates

BACA JUGA:HARUS LEBIH TAJAM, Leeds United vs Arsenal

Laga ini jauh dari kata spektakuler. Tempo cenderung datar, duel lini tengah mendominasi, dan kedua tim sama-sama kesulitan menciptakan peluang bersih.

Statistik tembakan tepat sasaran yang minim mencerminkan betapa ketat dan berhati-hatinya duel sesama London ini, namun Arsenal tetap tampil lebih rapi dalam menjaga struktur permainan.

Mikel Arteta menegaskan bahwa hasil adalah segalanya di fase ini. “Ini bukan soal hiburan, ini soal lolos.

Kami sabar, disiplin, dan percaya momen itu akan datang,” ujar sang pelatih usai laga. Ia juga memuji mental timnya yang tak panik meski pertandingan berjalan buntu hingga injury time.

Chelsea datang dengan rencana meredam dan mencuri gol. Pendekatan tersebut sempat membuat Arsenal frustrasi, terutama dari situasi bola mati yang dijaga ketat. Pelatih Chelsea, Liam Rosenior, mengakui rencananya hampir berjalan sempurna.

“Kami bertahan dengan baik dan tetap hidup sampai akhir. Detail kecil yang menghukum kami,” katanya.

Babak pertama menjadi milik pertarungan taktis. Arsenal memegang penguasaan bola, Chelsea menunggu celah.

Declan Rice menjadi jangkar yang menenangkan, sementara lini depan Arsenal kerap mentok di sepertiga akhir. Di sisi lain, Chelsea tak cukup tajam saat transisi, membuat ancaman mereka jarang berujung peluang emas.

Pergantian pemain menjadi titik balik. Masuknya Kai Havertz memberi dimensi berbeda. Penyerang asal Jerman itu menunjukkan ketenangan saat peluang datang, memanfaatkan umpan matang Rice untuk melewati kiper dan mencetak gol penentu.

“Saya hanya fokus pada sentuhan pertama dan penyelesaian. Momen seperti ini yang kami latih,” ujar Havertz.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan