Sumatera Ekspres | Baca Koran Sumeks Online | Koran Sumeks Hari ini | SUMATERAEKSPRES.ID - SUMATERAEKSPRES.ID Koran Sumeks Hari ini - Berita Terhangat - Berita Terbaru - Berita Online - Koran Sumatera Ekspres

https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Mitsubishi baru

Bupati Bursah Cek Kesiapan BLK Pagar Agung

TINJAU: Bupati Lahat Bursah Zarnubi saat meninjau Balai Latihan Kerja (BLK) Pagar Agung, Selasa (11/11)- Foto: agustriawan/sumeks-

LAHAT, SUMATERAEKSPRES.ID-Menyambut rencana kunjungan kerja Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) RI Afriansyah Noor ke Kabupaten Lahat pada 21 November 2025 mendatang, Bupati Lahat Bursah Zarnubi turun langsung meninjau Balai Latihan Kerja (BLK) Pagar Agung, Selasa (11/11).

Kedatangannya disambut hangat oleh Kadisnakertrans Lahat, Mustofa Nelson, dan Kepala UPT BLK Lahat, Agus S. Bursah langsung berkeliling melihat sejumlah ruang pelatihan seperti menjahit, tata boga, hingga beberapa ruangan lain yang sedang direhabilitasi. “Kami ingin memastikan semua fasilitas siap dan berfungsi. Ada beberapa ruangan yang belum optimal, ke depan harus bisa digunakan untuk pelatihan masyarakat, terutama anak-anak muda Lahat,” ujar Bursah.

Tak hanya itu, Bupati juga meminta agar BLK menambah program pelatihan bahasa asing. Menurutnya, kemampuan bahasa asing akan menjadi nilai tambah bagi para pencari kerja. “Kita akan buka kejuruan bahasa asing. Insya Allah nanti saat Wamenaker datang, sudah bisa kita arahkan pengembangannya,” tambahnya.

Sementara itu, Kadisnakertrans Mustofa Nelson menjelaskan bahwa kegiatan pelatihan sempat vakum lantaran sedang dilakukan rehab berat. “Awal 2026 nanti kegiatan pelatihan akan kembali berjalan. Mudah-mudahan rehab ini selesai sebelum kunjungan Wamenaker agar kami bisa mulai berbagai program baru,” kata Mustofa.

BACA JUGA:OKU Timur Siap Miliki Balai Latihan Kerja (BLK) dengan Jurusan Mengelas dan Menjahit di 2025

BACA JUGA:Membangun Masa Depan, 36 Generasi Muda Muba Siap Ditempa di Pelatihan Migas Cepu

Mustofa juga menegaskan bahwa peralatan lama yang sudah tidak layak pakai akan dilaporkan ke pemerintah pusat, sebab statusnya merupakan aset nasional, bukan milik Pemda. Namun untuk bangunan gedung, kini sudah menjadi aset Pemkab Lahat.

Kepala UPT BLK, Agus S, mengaku bangga sekaligus lega, karena sejak 2012 baru kali ini BLK mendapat perhatian besar. “Alhamdulillah, setelah 13 tahun akhirnya BLK direhab besar. Tadi juga banyak masukan dari Pak Bupati, tentu akan kami tindak lanjuti demi peningkatan kualitas pelatihan,” ujarnya. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan