Baru 36 Persen Penerima Manfaat OKU Timur Nimati MBG
MBG: Baru sekitar 36 persen penerima manfaat yang mendapatkan MBG di Kabupaten OKU Timur.- Foto: kholid/sumeks-
OKU TIMUR, SUMATERAEKSPRES.ID – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur terus dikebut.
Sejauh ini, sudah berdiri 22 Satuan Pengelola Program Gizi (SPPG) yang menyalurkan kepada 68.312 penerima manfaat, mencakup siswa sekolah negeri dan swasta, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita.
Meski jumlah tersebut cukup signifikan, angka itu baru mencapai 36 persen dari total potensi penerima di OKU Timur yang diperkirakan mencapai 186 ribu orang. Artinya, masih ada sekitar 64 persen warga yang belum menerima manfaat program MBG.
“Pendataan khusus untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita dilakukan melalui Posyandu. Saat ini proses percepatan terus dilakukan agar seluruh sasaran segera menerima manfaat MBG,” ujar Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) OKU Timur, Dian E, Senin (13/10).
Sementara itu, untuk memastikan kualitas dan keamanan makanan, seluruh dapur MBG atau SPPG sedang dalam tahap sertifikasi laik higienis oleh Dinas Kesehatan OKU Timur.
BACA JUGA:LatihTenaga SPPG, Harapkan Nihil Kasus Keracunan MBG
BACA JUGA:Lubuklinggau Butuh 28 SPPG, Baru Terealisasi 15 Dapur MBG
Sebelum memperoleh sertifikat, para petugas dapur terlebih dahulu mengikuti pelatihan penjamah makanan yang juga difasilitasi oleh Dinas Kesehatan.
Langkah ini diharapkan mampu menjamin bahwa makanan bergizi yang disalurkan kepada masyarakat tidak hanya bergizi seimbang, tetapi juga aman dan higienis untuk dikonsumsi.
"Sejauh ini di OKU Timur tidak ditemukan kasus keracunan maupun makanan basi. Kita berharap jangan sampai terjadi di OKU Timur," pungkasnya.
