ASN Jadi Agen Perdamaian Lewat Peacemaker Training
PEACE MAKER: Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih memberikan penghargaan khusus kepada peserta yang telah berhasil menyelesaikan Peace Maker Training, kemarin (6/10). - Foto: dian/sumeks-
PRABUMULIH, SUMATERAEKSPRES.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih memberikan penghargaan khusus kepada peserta yang telah berhasil menyelesaikan Peacemaker Training, kemarin (6/10).
Peacemaker Training merupakan program pelatihan yang bertujuan membekali para ASN dengan keterampilan mediasi dan resolusi konflik tanpa harus melalui proses litigasi atau pengadilan.
Wali Kota Prabumulih, H. Arlan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para ASN dan peserta pelatihan yang telah menunjukkan komitmen luar biasa dalam membangun budaya damai serta penyelesaian sengketa secara musyawarah.
"Sebagai bentuk penghargaan atas keberhasilan mengikuti pelatihan ini, peserta memperoleh hak khusus untuk menggunakan identitas non-akademik berupa gelar Non Litigation Peacemaker (NL.P) yang disematkan di belakang nama mereka," terangnya pada Apel Bulanan yang rutin digelar setiap bulan di stadion Talang Jimar, kemarin.
BACA JUGA:Dorong ASN Jadi Agen Perdamaian, Pemkot Prabumulih Gelar Peacemaker Training
BACA JUGA:Restorative Justice Beri Harapan Baru, Kejaksaan Lahat Hentikan Kasus Pencurian demi Perdamaian
Gelar tersebut, kata dia, jadi simbol tanggung jawab moral untuk terus berperan aktif dalam menciptakan lingkungan kerja dan masyarakat yang harmonis. Selain itu, Wali Kota menekankan bahwa gelar Non Litigation Peacemaker (NL.P) bukan sekadar simbol atau penghargaan semata, melainkan sebuah amanah yang harus diemban dengan penuh tanggung jawab. “Jadikan predikat NL.P ini sebagai komitmen untuk menciptakan suasana kerja yang kondusif, harmonis, dan masyarakat yang damai serta produktif,” tambahnya.
Penyerahan penghargaan ini diharapkan mendorong lebih banyak ASN untuk mengikuti pelatihan serupa demi meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan publik di Kota Prabumulih.
"Pemerintah Kota Prabumulih juga berencana untuk terus mengembangkan program pelatihan lain yang mendukung peningkatan kompetensi dan profesionalisme ASN, sejalan dengan visi misi pemerintahan yang berorientasi pada pelayanan publik prima dan pembangunan yang berkelanjutan," tutupnya.
