Sumatera Ekspres | Baca Koran Sumeks Online | Koran Sumeks Hari ini | SUMATERAEKSPRES.ID - SUMATERAEKSPRES.ID Koran Sumeks Hari ini - Berita Terhangat - Berita Terbaru - Berita Online - Koran Sumatera Ekspres

https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Mitsubishi baru

Kompetisi Inovasi Daerah, Pilih 6 Terbaik

TERBAIK: Pemerintah Kabupaten 4 Lawang membuka Kompetisi Inovasi Daerah, Pilih 6 Terbaik.-foto: hendro/sumeks-

EMPATLAWANG, SUMATERAEKSPRES.ID – Pemerintah Kabupaten Empat Lawang resmi membuka Kompetisi Inovasi Daerah 2025 yang digelar di ruang rapat Bappeda dan Litbang. Acara  dibuka oleh Asisten II Setda Empat Lawang, Rapini yang hadir mewakili Sekretaris Daerah, dengan diikuti oleh peserta dan dewan juri.

Mengusung tema "Membangun Budaya Kerja Inovatif, Adaptif terhadap Teknologi Informasi, Berdaya Saing, dan Meningkatkan Pelayanan Publik", kegiatan ini diharapkan menjadi ruang bagi organisasi perangkat daerah (OPD) untuk menunjukkan terobosan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Kepala Bappeda Empat Lawang Indra Supawi melalui Kepala Bidang Litbang Sri Agustini menyampaikan, dari total 72 inovasi yang terdaftar, hanya 12 inovasi yang berhasil masuk nominasi."Peserta berasal dari seluruh OPD. Dari 12 nominator, enam akan dipilih sebagai yang terbaik," ujarnya.

Asisten II Setda Empat Lawang, Rapani menambahkan bahwa indeks inovasi daerah terus mengalami peningkatan. Pada tahun 2023 nilai indeks tercatat 49,57 dan naik menjadi 53,64 pada 2024, sehingga masuk kategori Kabupaten Inovatif. "Untuk mencapai kategori Kabupaten Sangat Inovatif, dibutuhkan skor minimal 65,01. Kami berharap pada 2025 ini nilai indeks inovasi daerah dapat meningkat sesuai target," katanya.

BACA JUGA:Inovasi Aplikasi Keuangan Digital 2025: Integrasi Saldo DANA dan Pinjol, Solusi Praktis di Era Modern

BACA JUGA:Suzuki Fronx, SUV Coupé Berani yang Menghadirkan Inovasi dan Gaya

Ia menjelaskan, kompetisi ini juga bertujuan memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan mendukung kebijakan Pemerintah Pusat dalam mendorong budaya inovasi di daerah.

Penghargaan bagi para inovator diberikan melalui ajang yang disebut Kompetisi Inovasi (Kopi) Empat Lawang. Adapun bentuk inovasi yang dinilai terdiri dari tiga kategori, yakni inovasi pelayanan publik, inovasi tata kelola pemerintahan, dan inovasi berbasis kewenangan OPD. "Konsistensi dan keberlangsungan inovasi menjadi salah satu aspek penilaian, sebagai bukti kontribusi OPD terhadap pembangunan ekosistem inovasi di Empat Lawang," tutupnya.

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan