Sumatera Ekspres | Baca Koran Sumeks Online | Koran Sumeks Hari ini | SUMATERAEKSPRES.ID - SUMATERAEKSPRES.ID Koran Sumeks Hari ini - Berita Terhangat - Berita Terbaru - Berita Online - Koran Sumatera Ekspres

https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Mitsubishi baru

Iklan Google/Link Sponsor

BKSDM OKI Ajukan Pengusulan NIP P3K Paruh Waktu

Drs Antonius Leonardo-foto: ist-

KAYUAGUNG, SUMATERAEKSPRES.ID - Pengiriman dokumen berkas Daftar Riwayat  Hidup (DRH) peserta  yang lulus P3K Paruh Waktu di Lingkungan Pemda OKI melalui online 

di laman https//sscasn. bkn.go.id berakhir kemarin malam. Sampai sejauh ini sudah banyak yang selesai mengirimkan dokumen.


Iklan Google/Link Sponsor

Kepala Badan  Kepegawaian Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKSDM) OKI, Drs Antonius Leonardo mengungkapkan, setelah 4600 peserta yang lulus P3K Paruh Waktu selanjutnya pihaknya akan melakukan jadwal usul penetapan NIP P3K Paruh waktu hingga 25  September." Baru penetapan NIP dari BKN  sampai dengan 30 September,"terangnya kemarin (22/9).

Ia mengimbau kepada para calon P3K Paruh Waktu untuk tetap bersabar dan berdoa, semoga usaha yang telah dilakukan masih berproses.

Pihaknya  akan tetap berupaya melaksanakan tugas sesuai ketentuan yang berlaku. Karena semuanya memerlukan proses jadi tinggal tunggu saja semua tahapan yang dilakukan.

BACA JUGA:Ingatkan Peserta P3K Paruh Waktu Teliti Dokumen Elektronik

BACA JUGA:Guru P3K di Ogan Ilir Sulap Pekarangan Sempit Jadi Kebun Pakcoy Subur

Desi salah satu peserta yang lulus P3K Paruh Waktu mengaku, sudah mengirimkan dokumen secara online pada Jumat lalu setelah berkas yang dibutuhkan selesai." Waktu itu kan lama menunggu untuk membuat SKCK begitu sudah selesai langsung saya kirim dokumennya,"imbuhnya.

Ini merupakan perjuangan yang dinantikan setelah enam tahun lebih menjadi guru honorer di SMPN yang ada di Kayuagung. Meskipun diangkat sebagai P3K Paruh Waktu ia sangat senang ini pengangkatan yang terakhir karena tahun depan harus ikut tes.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan