Momen Unik Upacara HUT RI ke-80 di Sumsel: Helm Pataka Miring, Bupati Ogan Ilir Turun Podium
UPACARA: Pemerintah Kabupaten/Kota di Sumsel menggelar Upacara Peringatan HUT RI ke-80. Upacara diwarnai beberapa insiden menarik hingga ramah tamah dengan LVRI.-FOTO: ANDIKA/AGUTRIAWAN/OZI/AQDA/SUMEKS-
SUMSEL, SUMATERAEKSPRES.ID - Sikap sempurna menjadi hal yang harus di junjung tinggi bagi para petugas upacara pengibar bendera. Namun, terkadang momen yang tidak derduga kerap kali terjadi di tengah lapangan.
Seperti salah satu momen yang terjadi saat upacara peringatan HUT ke-80 RI di Lapangan Kompleks perkantoran terpadu (KPT) Tanjung Senai, Indralaya, Minggu (17/8).
BACA JUGA:PLN All Out Sukseskan Upacara HUT RI
BACA JUGA:Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru Pimpin Upacara Peringatan HUT RI ke-80 di Palembang
Hal itu dialami salah seorang pasukan pengawal petugas pengibar bendera merah putih, Bripda Yogi Saputra, dari Sat Samapta Polres Ogan Ilir.
Pasca formasi baris berbaris pengibaran bendera, helm pataka yang dikenakan Bripda Yogi miring ke depan. Karena ikatan agak longgar, helm tersebut sampai menutup pandangan mata hingga ke bagian bibir.
Meski begitu, Bripda Yogi yang sambil memanggul senjata laras panjang di bahu sebelah kiri tetap sikap sempurna. Tanpa mencoba membetulkan helm, ataupun ragu Ia terus bergerak dalam formasi mendampingi baris tanpa kesalahan.
Hingga usai pengibaran bendera, pasukan pengibar bendera menghadap Inspektur Upacara.
Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar, spontan turun dari podium dan langsung memperbaiki helm Bripda Yogi yang berada di hadapannya.
Aksi Bupati Panca langsung mendapatkan apresiasi dan tepuk tangan dari seluruh peserta upacara serta warga yang hadir menyaksikan upacara HUT ke-80 RI.
"Tadi kan, helmnya nutup muka. Petugas mungkin sesuai instruksi tidak boleh secara teknisnya. Secara spontan saja saya mencoba membetulkan.
Mungkin bukan cuma saya, mungkin pak kajari, pak kapolres mau datang semua tangannya mau benari. Alhamdulillah dapat saya wakili," ucap Panca.
Momentum kemerdekaan ke 80 tahun ini, Panca mengajak agar semua bisa menginstropeksi diri. "Kita merdeka sudah 80 tahun.
Apalagi sekarang sudah pergantian presiden. Saya pada jabatan periode kedua ini juga banyak target-target yang ingin kami capai.
