Lahan Jagung 40 Ha Terendam Banjir
BANJIR: Meluapnya Sungai Ogan menyebabkan banjir di Desa Rantau Sialang OI dan merendam 40 hektare lahan jagung. -foto: ist-
OGAN ILIR, SUMATERAEKSPRES.ID – Hujan lebat yang cukup intens beberapa hari terakhir mengakibatkan sungai Ogan meluap. Sehingga berdampak pada banjir yang merendam lahan tanaman jagung yang menjadi program ketahanan pangan. Berlokasi di Desa Rantau Sialang, Kecamatan Muara Kuang, Ogan Ilir.
Personil Polsek Muara Kuang Polres Ogan Ilir melaksanakan pengecekan terhadap lahan yang terdampak banjir. Dipimpin oleh Bhabinkamtibmas Aipda M. Rendy, S.IP dan Bripka Ari Setiawan yang mewakili Kapolsek Muara Kuang IPTU Rangga Saputra, S.H., M.H. Serta didampingi anggota Kelompok Tani Desa Rantau Sialang.
Iklan Google/Link Sponsor
"Dari hasil pengecekan di lapangan, diketahui bahwa tanaman jagung pipil yang merupakan bibit bantuan dari Dinas Pertanian Kabupaten Ogan Ilir tersebut terendam akibat meningkatnya debit air Sungai Ogan," ujar Aipda Rendy.
Meski begitu, situasi di lokasi terpantau dalam keadaan aman dan kondusif. Polsek Muara Kuang Polres Ogan Ilir tetap melaksanakan patroli dan monitoring di daerah rawan terdampak banjir.
"Adapun lokasi tanaman yang terdampak berada di bantaran Sungai Ogan dengan luas lahan sekitar 40 hektar. Masa tanam bervariasi antara dua minggu hingga satu bulan," sebutnya.
BACA JUGA:Butuh 130 Kolam Retensi untuk Kendalikan Banjir di Kota Palembang, yang Ada Baru Segini
BACA JUGA: Hadiri Rapat Kick-Off Penanggulangan Banjir bersama Bank Dunia, Ini Harapan Wako Palembang
Selain pengecekan, personil Bhabinkamtibmas juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan. Karena curah hujan tinggi masih terjadi di daerah hulu Sungai Ogan (Kabupaten OKU), yang menyebabkan air meluap dan menggenangi sejumlah titik, termasuk badan jalan.
Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggap cepat Polsek Muara Kuang Polres Ogan Ilir dalam mendukung program ketahanan pangan dan penanganan bencana alam di wilayah hukumnya.
