Sumatera Ekspres | Baca Koran Sumeks Online | Koran Sumeks Hari ini | SUMATERAEKSPRES.ID - SUMATERAEKSPRES.ID Koran Sumeks Hari ini - Berita Terhangat - Berita Terbaru - Berita Online - Koran Sumatera Ekspres

https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Mitsubishi baru

Iklan Google/Link Sponsor

Optimalisasi Pertanian OKI Terkendala Alsintan Rusak, Supriyanto Minta Evaluasi dan Pendataan Total

Supriyanto cek langsung Alsintan di Gudang UPJA OKI, temukan alat rusak karena minim perawatan. Foto: nisa/sumateraekspres.id--

KAYUAGUNG, SUMATERAEKSPRES.ID – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) terus menunjukkan komitmennya dalam memastikan seluruh aset pertanian dapat dimanfaatkan secara optimal demi meningkatkan kesejahteraan petani.

Sebagai bentuk tindak lanjut, Wakil Bupati OKI, Supriyanto, melakukan pengecekan langsung terhadap Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) bantuan pemerintah yang disimpan di Gudang UPJA (Usaha Pelayanan Jasa Alat dan Mesin Pertanian) Desa Sindang Sari, Kecamatan Lempuing.


Iklan Google/Link Sponsor

Dalam kunjungan tersebut, Supriyanto menemukan sejumlah Alsintan yang tidak lagi layak pakai. Ia menyebutkan bahwa kondisi tersebut disebabkan oleh terkendalanya biaya perawatan.

“Ini yang sangat penting harus selalu dilakukan dan diperhatikan. Jangan dibiarkan begitu saja,” tegasnya saat meninjau lokasi, Jumat sore (11/4).

BACA JUGA:Pemerintah Kabupaten OKI Ingatkan ASN Wajib Kembali Bekerja pada Selasa, Tak Masuk TPP Dipotong

BACA JUGA:Ulat Daun Serang Tanaman Jagung di Kabupaten OKI yang Sebulan Lagi Bakal Panen Bersama

Supriyanto meminta dinas terkait untuk segera melakukan pendataan terhadap seluruh alat pertanian yang tidak lagi bisa digunakan.

Ia menegaskan perlunya solusi konkret, apakah alat tersebut bisa diperbaiki, dilelang, atau dimanfaatkan dalam bentuk lain.

Menurutnya, kesiapan infrastruktur dan peralatan pertanian sangat penting dalam mendukung program nasional peningkatan produksi beras.

Tahun ini, Kabupaten OKI ditargetkan untuk melakukan optimalisasi lahan seluas 24.024 hektare, dan hingga Maret 2025 telah terealisasi 4.510 hektare.

Sementara itu, untuk program cetak sawah, OKI diberikan target seluas 26.364 hektare, dengan capaian hingga Maret 2025 sebesar 2.005 hektare yang masih dalam proses Survey Investigasi dan Desain (SID).

BACA JUGA:Muchendi Mahzareki Ajak OPD Bersatu Wujudkan Asta Cita, Fokus Pembangunan Kabupaten OKI

BACA JUGA: Dampingi Petani Tanam Padi IP300 Seluas 576 Hektare di Kabupaten OKI

Supriyanto juga menyampaikan bahwa OKI menerima ratusan Alsintan dari pemerintah pusat. Sebagian alat tersebut telah diserahkan kepada brigade pangan.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan