Sulap Lingkungan Madrasah Jadi Lebih Asri
PEDULI LINGKUNGAN: Siswa MAN 1 Muara Enim menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan dengan menggelar aksi penghijauan.-FOTO: IST -
MUARA ENIM, SUMATERAEKSPRES.ID - Di tengah masa jeda usai Asesmen Akhir Tahun (AAT) dan libur panjang Iduladha, siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Muara Enim justru menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan. Yakni dengan menggelar aksi penghijauan bertajuk "Madrasah Hijau, Jiwa Berkilau".
Kegiatan berlangsung 29 Mei 2026. Diprakarsai Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) MAN 1 Muara Enim. Difokuskan pada perawatan dan penataan kembali area hijau di lingkungan madrasah yang sempat kurang terawat selama masa liburan.
Iklan Google/Link Sponsor
BACA JUGA: Dukung Penghijauan, Serahkan 1.000 Bibit Pohon
BACA JUGA:CPNS 2024 Resmi Dikukuhkan, Sumpah PNS Sekaligus Gerakan Penghijauan di Empat Lawang
Tidak hanya melakukan penyiraman tanaman, para siswa juga melakukan peremajaan tanah, pemangkasan gulma, hingga menanam berbagai jenis tanaman hias dan tanaman hidroponik baru di sejumlah titik strategis madrasah.
Para siswa berhasil mengembangkan tiga zona utama. Pertama, Zona Apotek Hidup yang ditanami berbagai tanaman obat seperti jahe, kencur, kunyit, dan serai untuk mendukung kebutuhan Unit Kesehatan Sekolah (UKS).
Kedua, Zona Estetika melalui revitalisasi taman di depan ruang kelas dengan tanaman gantung dan bunga hias.
Ketiga, Zona Ketahanan Pangan yang diisi dengan budidaya sayuran hidroponik seperti pakcoy dan selada di salah satu sudut madrasah.
Ketua OSIM MAN 1 Muara Enim Arjuna mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan memperindah lingkungan sekolah.
Tapi juga menjadi sarana bagi siswa untuk menyegarkan pikiran setelah menjalani AAT serta mengimplementasikan nilai-nilai kepedulian yang terkandung dalam Iduladha.
"Ini adalah cara kami menyegarkan kembali pikiran setelah seminggu penuh bergelut dengan soal-soal AAT, sekaligus mengimplementasikan esensi kurban Iduladha yaitu kepedulian terhadap sesama dan lingkungan," ujarnya.
Gerakan yang dilakukan para siswa tersebut memberikan dampak positif bagi lingkungan madrasah.
Kegiatan ini juga menjadi media pembelajaran karakter bagi siswa, mulai dari kerja sama, tanggung jawab, hingga kedisiplinan dalam merawat lingkungan.
Hasil dari kebun hidroponik dan apotek hidup yang dikelola nantinya juga dapat dimanfaatkan langsung oleh warga madrasah, bahkan memiliki potensi nilai ekonomi apabila panen dilakukan dalam jumlah besar.
