Perbaikan Jembatan Lalan Molor, Pengerjaan Baru Tiang Pancang
LAMBAN: Perbaikan Jembatan P6 Sungai Lalan di Kecamatan Lalan, Muba terkesan lamban. Proses pengerjaan dilakukan secara bertahap dengan fokus pada penguatan struktur dasar jembatan sejumlah tiang pancang sudah mulai terpasang.-FOTO: YUDI/SUMEKS-
MUBA, SUMATERAEKSPRES.ID - Perbaikan Jembatan P6 Sungai Lalan di Kecamatan Lalan, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) molor dan tak kunjung selesai.
Proses pengerjaan dilakukan secara bertahap dengan fokus pada penguatan struktur dasar jembatan yang sebelumnya roboh akibat insiden tertabrak kapal tongkang.
Iklan Google/Link Sponsor
BACA JUGA:Kejari Muba Tegaskan Deadline Ganti Rugi Jembatan P6 Lalan Hingga 21 November 2025
Sejumlah tiang pancang sudah mulai terpasang di bawah konstruksi jembatan. Pemasangan ini menjadi bagian penting dalam memperkuat fondasi agar jembatan dapat kembali berfungsi secara aman dan maksimal.
Proses pengerjaan tidak berjalan tanpa hambatan.Aktivitas lalu lintas sungai yang masih ramai, terutama kapal tongkang pengangkut batu bara, menjadi tantangan tersendiri.
Bahkan, dilaporkan beberapa kali kapal tongkang kembali menabrak tiang pancang yang sedang dipasang, sehingga memperlambat progres pekerjaan.
Camat Lalan, Jami’an SP MSi, mengatakan bahwa para pekerja tetap berupaya maksimal menyelesaikan perbaikan jembatan tersebut meskipun menghadapi berbagai kendala di lapangan.
“Pekerja terus bekerja melakukan perbaikan Jembatan Lalan,” ujarnya, kemarin (26/3).
Sejumlah alat berat juga terlihat terus beroperasi di lokasi guna mempercepat proses pembangunan.
Pihaknya berharap pengerjaan dapat segera rampung agar aktivitas masyarakat kembali normal. “Kami berharap perbaikan jembatan Lalan segera selesai,” tegas Jami’an.
Jembatan P6 Sungai Lalan diketahui memiliki peran vital sebagai penghubung antarwilayah di Kecamatan Lalan.Sejak jembatan tersebut roboh, mobilitas warga menjadi terganggu.
Masyarakat terpaksa menggunakan perahu untuk menyeberangi Sungai Lalan, yang tentu memakan waktu lebih lama dan berisiko, terutama saat kondisi cuaca kurang bersahabat.
Sementara itu, Bupati Muba HM Toha Tohet menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan pengawasan terhadap proses perbaikan jembatan tersebut.
