Susur Jalan Pinggir Sungai Komering dengan Jalan Kaki
TEKS: TRADISI: Menjaga tradisi, setiap tahunnya Pemkab OKI melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten OKI bakal menggelar Midang yang diikuti perangkat kelurahan serta masyarakat Morge Siwe di Kecamatan Kayuagung. - Foto: nisa/sumeks-
Jaga Tradisi, Pemda OKI Bakal Gelar Midang Kenalkan Pakaian Adat Pengantin Kayuagung
KAYUAGUNG, SUMATERAEKSPRES.ID - Pemerintah Kabupaten OKI melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten OKI akan menggelar Midang yang diikuti perangkat kelurahan serta masyarakat Morge Siwe di Kecamatan Kayuagung.
Agar masyarakat dapat melihat dari dekat, arak-arakan pengantin berpakaian adat ini akan menyusuri tepi Sungai Komering dengan berjalan kaki.
Iklan Google/Link Sponsor
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata OKI, Ahmadin Ilyas mengungkapkan, Midang ini merupakan tradisi yang sudah digelar sejak lama pada Lebaran ketiga dan keempat Idulfitri. "Untuk Lebaran tahun ini juga akan kami gelar kembali," terangnya, kemarin.
Kegiatan Midang ini diikuti sembilan kelurahan mulai dari Mangun Jaya, Kayuagung Asli, Jua-jua, Sukadana, Perigi, Cintaraja, Paku, Kutaraya, Kedaton, dan sekarang sudah masuk Tanjung Rancing.
Mengenakan pakaian adat, terutama adat Kayuagung, tradisi Kayuagung arak-arakan berjalan kaki menggunakan pakaian adat perkawinan. Ini bertujuan untuk mengenalkan pasangan pengantin kepada masyarakat sekaligus menjadi hiburan bagi masyarakat dari berbagai kalangan.
Kegiatan ini juga sebagai ajang silaturahmi bagi masyarakat karena banyak warga yang merantau pulang ke kampung halaman dan menyempatkan waktu untuk melihat Midang.
Nantinya start dari masing-masing kelurahan dan finish di masing-masing kelurahan lagi dengan melintasi panggung kehormatan di pinggir sungai (Pantai Love). “Sama seperti saat karnaval pada HUT Kabupaten OKI November tahun lalu,” katanya.
