Diprotes Terkait Kekosongan Pejabat, Ini Kata Askolani
MANAJEMEN TALENTA: Bupati Banyuasin Askolani saat membuka Sosialisasi Penerapan Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Banyuasin di Auditorium Pemkab Banyuasin, kemarin.-FOTO: akda/SUMEKS-
BANYUASIN, SUMATERAEKSPRES.ID – Bupati Banyuasin Askolani mengaku mendapatkan protes terkait lambannya pengisian jabatan eselon II, III, dan IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyuasin.
Hal ini diungkapkan Bupati Banyuasin Askolani saat memberikan kata sambutan pembukaan Sosialisasi Penerapan Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyuasin di Auditorium Pemkab Banyuasin, Selasa (10/2).
Iklan Google/Link Sponsor
“Sudah ada yang protes terkait lambannya pengisian pejabat di eselon II, III, dan IV,” kata Askolani, Bupati Banyuasin dua periode itu.
Tapi bagi Askolani, protes itu tidak begitu dihiraukan dirinya, karena ia ingin mendapatkan pejabat yang mengisi posisi merupakan yang terbaik dan berkualitas.
“Tidak jadi masalah, lamban asal dapatkan yang terbaik,” bebernya.
Tentunya, kata Askolani, dalam menaikkan jabatan seorang itu harus berhati-hati dan teliti, sehingga mendapatkan orang yang cocok dan pas di posisi itu. “Lamban tapi dapat yang tepat dan sesuai kebutuhan Kabupaten Banyuasin,” terangnya. Diakuinya, cukup banyak pejabat eselon II, III, dan IV saat ini diisi oleh pelaksana tugas (PLT) di lingkungan Pemkab Banyuasin.
BACA JUGA:Pimpin Sertijab Tiga Pejabat Utama, Ini Instruksi Kapolrestabes Palembang
BACA JUGA:Tiga Pejabat Utama Polrestabes Palembang Dimutasi. Kasat Reskrim, Intelkam dan Kabagops
Askolani menambahkan, kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada seluruh perangkat daerah terkait penerapan Manajemen Talenta ASN sebagai bagian dari upaya pengelolaan sumber daya manusia aparatur yang profesional, berintegritas, dan berdaya saing.
“Manajemen Talenta ASN merupakan sistem strategis dalam pengembangan karier pegawai berbasis kompetensi, kinerja, dan potensi, sehingga penempatan ASN ke depan dapat dilakukan secara lebih tepat dan objektif,” terangnya.
Pastinya, melalui Manajemen Talenta ASN ini, diharapkan dapat menyiapkan SDM aparatur yang unggul serta siap mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang efektif dan pelayanan publik yang berkualitas.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, seluruh perangkat daerah semakin memahami pentingnya manajemen talenta sebagai bagian dari sistem merit, agar regenerasi kepemimpinan dapat berlangsung secara objektif, profesional, dan berkelanjutan,” pungkasnya.
