OKU Timur Target 10.000 Jargas, Progres Perluasan 65 Persen
AUDIENSI: Bupati OKU Timur Ir H Lanosin MT MMmenerima audiensi Tim Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) Kementerian ESDM, yang berlangsung di Ruang Audiensi Bupati, Rabu (21/1). -FOTO:KHOLID/SUMEKS-
OKU TIMUR, SUMATERAEKSPRES.ID–Progres pembangunan perluasan Jaringan Gas Bumi (Jargas) rumah tangga di Kabupaten OKU Timur menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga pertengahan Januari 2026, realisasi pekerjaan fisik telah mencapai sekitar 65 persen. Dan ke depan, ditarget bisa mencapai 10.000 jargas rumah tangga.
Hal tersebut terungkap dalam audiensi antara Bupati OKU Timur Ir H Lanosin MT MM bersama Tim Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) Kementerian ESDM, yang berlangsung di Ruang Audiensi Bupati, Rabu (21/1).
Iklan Google/Link Sponsor
Bupati Enos, sapaan Lanosin, menyampaikan, program Jargas merupakan langkah strategis menghadirkan sumber energi yang lebih bersih, efisien, dan terjangkau bagi masyarakat. Ia juga mengungkapkan bahwa OKU Timur mendapat tambahan kuota sambungan rumah tangga, seiring progres pembangunan yang berjalan positif.
“Kita patut bersyukur, progres perluasan Jargas sudah sekitar 65 persen dan OKU Timur juga mendapatkan tambahan kuota sambungan rumah tangga. Ini menjadi langkah penting menghadirkan energi yang lebih ramah lingkungan dan ekonomis bagi masyarakat,” ujar Enos.
Ia berharap, program nasional ini dapat berjalan lancar hingga rampung dan segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
BACA JUGA:Tunggakan Jargas Capai Rp110 Miliar: 26 Ribu Pelanggan Menunggak
“Semoga dalam waktu dekat warga OKU Timur bisa menikmati langsung manfaatnya, demi meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bapperida Kabupaten OKU Timur, Maryus Markus Firdaus, menjelaskan bahwa Pemkab OKU Timur sebelumnya telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Kementerian ESDM melalui Ditjen Migas terkait pengembangan Jargas di wilayah OKU Timur.
“Berdasarkan usulan Bupati, perluasan Jargas disetujui. Kita mendapat kuota 4.148 pelanggan rumah tangga yang tersebar di 10 desa di Kecamatan Belitang,” jelas Maryus.
Menurutnya, pembangunan perluasan Jargas dilakukan secara multiyears, yakni pada 2025 hingga 2026. Program ini merupakan lanjutan dari pembangunan Jargas tahun 2022 lalu yang telah menjangkau empat desa di wilayah Belitang dengan total 3.015 sambungan rumah tangga.
“Jika tahap perluasan ini rampung, total pelanggan Jargas di OKU Timur akan lebih dari 7.150 rumah tangga,” ungkapnya.
Maryus menambahkan, target jangka menengah Pemkab OKU Timur adalah mencapai hingga 10.000 pelanggan rumah tangga, khususnya di Kecamatan Belitang, dan berpotensi meluas ke Kecamatan Buay Madang Timur.
