Edison: TPP Tak Dipotong, Disisihkan ke Baznas
H Edison-Foto : Ist-
Untuk Dukung Program Pemda yang Selaras Visi-Misi MEMBARA
MUARA ENIM, SUMATERAEKSPRES.ID – Bupati Muara Enim, H Edison menegaskan, Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun 2026 di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim tidak akan dipotong.
Namun, sebagian kecil dari TPP tersebut akan disisihkan dengan perhitungan secara proporsional untuk Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Muara Enim. “Saya tidak akan memotong TPP. Tapi minta keikhlasan ASN agar dari TPP ini bisa disisihkan ke Baznas,” ujar Edison, Sabtu (27/12).
Ia menjelaskan, TPP yang disisihkan ke Baznas Muara Enim itu nantinya akan digunakan untuk mendukung program-program Baznas. Tentunya yang selaras dengan visi misi Muara Enim Bangkit, Rakyat Sejahtera, Maju dan Berkelanjutan (MEMBARA).
“Program-program Baznas yang mendukung program pemerintah daerah, seperti bedah rumah, beasiswa bagi masyarakat kurang mampu, dan bantuan bagi pelaku UMKM,” jelasnya.
Orang nomor satu di Bumi Serasan Sekundang itu menegaskan bahwa yang menjadi hak bagi ASN adalah gaji. Sedangkan TPP merupakan penghargaan yang diberikan pemerintah atas kinerja dan capaian yang baik.
BACA JUGA: Baznas Palembang Award 2025 Apresiasi UPZ dan Penggerak Zakat, Ini Daftar Penerimanya
BACA JUGA:Enam Pemilik Bengkel Bakal Dapat Bantuan Alat dari Baznas OKI, Senilai Rp 20 juta
“Muara Enim ini TPP-nya luar biasa jika dibandingkan kabupaten/kota lain. Ayo sebagian kita sisihkan ke Baznas,” ajaknya.
Edison memastikan, saat ini penghitungan penyisihan TPP ASN tersebut sedang digodok oleh Bagian Organisasi, BKD, dan BPKAD. “Jadi kita pilah-pilah, nanti dilihat proporsinya. Kalau guru justru harus kita berikan insentif, jangan dipotong,” tukas dia.
