Sumatera Ekspres | Baca Koran Sumeks Online | Koran Sumeks Hari ini | SUMATERAEKSPRES.ID - SUMATERAEKSPRES.ID Koran Sumeks Hari ini - Berita Terhangat - Berita Terbaru - Berita Online - Koran Sumatera Ekspres

https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Mitsubishi baru

Iklan Google/Link Sponsor

Pemkab OKI Hadirkan dr Aisah Dahlan, Bocorkan Tips Bangun Keluarga Samawa

TIPS: Pemkab OKI menghadirkan dr Aisah Dahlan, CMHt., CM.NLP untuk berbagi tips membangun keluarga samawa dalam kegiatan Muhasabah Akhir Tahun dan Peringatan Hari Ibu yang digelar di GOR Perahu Kajang, Selasa (16/12).- Foto: nisa/sumeks-

KAYUAGUNG, SUMATERAEKSPRES.ID-Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menghadirkan dr Aisah Dahlan, CMHt, CM.NLP dalam kegiatan Muhasabah Akhir Tahun dan Peringatan Hari Ibu yang digelar di GOR Perahu Kajang, Selasa (16/12).

Kegiatan diikuti ribuan jemaah yang didominasi ibu-ibu majelis taklim se-Kabupaten OKI serta peserta dari daerah sekitar, seperti Ogan Ilir, OKU Timur, dan Kota Palembang.


Iklan Google/Link Sponsor

Sosok dr Aisah Dahlan yang dikenal sebagai praktisi neuroparenting dan pendakwah, menyampaikan tausiyah dengan pendekatan neuroparenting skill. Ia mengulas perbedaan struktur dan cara kerja otak laki-laki dan perempuan serta dampaknya dalam kehidupan rumah tangga.

Menurut Aisah, banyak persoalan rumah tangga bukan disebabkan oleh kurangnya rasa cinta, melainkan minimnya pemahaman terhadap perbedaan pasangan. “Dalam banyak kasus, masalah rumah tangga itu bukan soal kurangnya cinta, tetapi kurangnya ilmu untuk memahami perbedaan cara kerja otak pasangan. Laki-laki dan perempuan memiliki fokus serta prioritas yang berbeda. Dengan saling memahami, konflik lebih mudah dikelola,” ujar Aisah.

Ia menekankan pentingnya empati dan penerimaan dalam membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah. Aisah juga menjelaskan bahwa suami dan istri memiliki kebutuhan emosional yang berbeda dalam menyikapi persoalan.

BACA JUGA:Dakwah Fest 2025, Eksplore Minat-Bakat Generasi Muda, Sekaligus Ajang Kenalkan FDK UIN Raden Fatah

BACA JUGA:Dakwah Fest 2025, Panggung Bakat dan Prestasi Generasi Muda

“Suami perlu memahami bahwa istri membutuhkan koneksi emosional sebelum solusi, sementara istri perlu memahami bahwa suami membutuhkan ruang untuk memproses masalah. Saling memahami inilah yang membuat rumah tangga menjadi tempat yang menenangkan bagi seluruh anggota keluarga,” kata dia.

Sementara itu, Bupati OKI H Muchendi Mahzarek mengatakan keluarga merupakan pondasi utama dalam membangun masyarakat dan daerah. Menurutnya, keluarga yang harmonis akan melahirkan generasi yang sehat secara mental, emosional, dan spiritual.

“Pemerintah daerah meyakini bahwa pembangunan tidak hanya soal fisik dan infrastruktur. Keluarga yang kuat dan harmonis adalah kunci lahirnya sumber daya manusia yang berkualitas,” ujar Muchendi.

Ia juga mengajak masyarakat menjadikan momentum akhir tahun sebagai waktu untuk melakukan refleksi dan evaluasi kehidupan berkeluarga.

“Kita jadikan akhir tahun ini sebagai momentum mengevaluasi diri, memperbaiki komunikasi dalam keluarga, serta memperkuat peran suami, istri, dan orang tua dalam mendidik anak,” katanya.

BACA JUGA:Safari Dakwah Aa Gym Bersama PT Pegadaian Kanwil III Sumbagsel: Keikhlasan Jadi Kunci Ibadah

BACA JUGA:Strategi Komunikasi Dakwah di SD Negeri Talang Kelapa: Meningkatkan Pemahaman Agama Sejak Dini

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan