Adu Mekanik Motor Listrik vs Motor Bensin 2025, Siapa Jawaranya?
Motor listrik atau bensin? Tahun 2025 jadi ajang adu mekanik, siapa yang lebih unggul di jalanan Indonesia? Foto:Illustrasi--
SUMATERAEKSPRES.ID – Tahun 2025 menjadi babak baru dalam dunia otomotif Indonesia. Persaingan antara motor listrik dan motor bensin kini bukan sekadar perdebatan soal teknologi, melainkan juga gaya hidup, efisiensi, hingga visi masa depan.
Di tengah isu perubahan iklim, kenaikan harga BBM, serta dorongan pemerintah terhadap kendaraan ramah lingkungan, masyarakat kini dihadapkan pada pilihan besar: tetap setia pada motor bensin atau beralih ke motor listrik.
Motor Listrik: Revolusi Senyap yang Melesat
Motor listrik tak lagi dianggap sekadar tren futuristik. Dari jalanan perkotaan hingga arena balap, ia telah menunjukkan performa yang patut diperhitungkan.
BACA JUGA:Kapolres Sertijab Dua Kapolsek dan Kasat Tahti
BACA JUGA:Rapel, Pastikan Gaji PPPK Cair Awal September 2025
Kelebihan motor listrik:
- Torsi instan & akselerasi mulus – Tenaga langsung hadir sejak gas diputar, ideal untuk tanjakan maupun kondisi lalu lintas macet.
- Biaya operasional sangat hemat – Menempuh 60 km hanya butuh Rp 2.800–3.000, jauh lebih murah ketimbang bensin yang bisa tembus Rp 11 ribu.
- Perawatan minim – Tanpa oli, busi, atau filter udara, risiko kerusakan lebih rendah.
- Ramah lingkungan & sunyi – Nol emisi gas buang dan suara halus, cocok untuk kawasan padat.
- Stabil di jalan berkelok – Baterai di bawah rangka memberi titik gravitasi rendah yang meningkatkan kestabilan.
BACA JUGA:Edison Minta 4.976 PPPK Jangan Arogan
BACA JUGA:Temukan Jalan Berlubang-Kontur Jalintim Tidak Rata
Kekurangan motor listrik:
- Jarak tempuh terbatas, terutama di medan ekstrem.
- Pengisian baterai masih makan waktu 5–8 jam.
