Berstatus Rookie, SMA BSI Modal Juara 3X3 Azawear
BERLATIH : Tim Basket Putra SMA BSI terus berlatih intensif jelang mengikuti ajang Honda DBL with Kopi Good Day 2025 South Sumatera. Foto : Ist--
PALEMBANG, SUMATERAEKSPRES.ID - Sepertinya Palembang akan kembali jadi saksi lahirnya talenta muda basket. Untuk pertama kalinya, tim cowok SMA Bina Sriwijaya Indonesia (BSI) Palembang siap tampil full team di Honda DBL with Kopi Good Day 2025 South Sumatera.
Meski berstatus rookie alias tim debutan, mereka sama sekali tidak gentar menghadapi persaingan ketat. Modal manis dari gelar juara 3x3 Azawear 2024 jadi alasan kenapa nama tim putra SMA BSI Palembang mulai diperhitungkan.
BACA JUGA:DAPUDA Comeback dengan Semangat Baru
BACA JUGA:SMAN 8 Palembang Siap Kejutkan Honda DBL 2025 South Sumatera
“Deg-degan pasti ada, tapi kami semangat banget karena ini kesempatan pertama full team di DBL,” ucap kapten Muhammad Fatih, yang berposisi sebagai shooting guard.
Fatih tidak sendiri, ia ditemani rekan-rekan setia: Zaki (PG), Gadi (SF), Rehan (C), dan Aurel (C).
Menariknya, empat pemain inti—Fatih, Zaki, Aurel, dan Gadi—sudah mencicipi kerasnya DBL musim sebelumnya di ajang 3x3 Azawear, sehingga pengalaman itu jadi bekal berharga untuk musim ini.
BSI memang bukan nama baru dalam kancah basket Palembang. Sekolah yang beralamat di JL. Mayjen HM Ryacudu No. 24 ini punya julukan khas: “BSI”.
Meski tim putra baru pertama kali tampil di DBL, jejak prestasi dari tim putri SMA BSU—satu payung dengan BSI—sudah bikin iri banyak sekolah.
Tim putri BSI langsung juara di musim perdana dan bahkan meraih tiga gelar berturut-turut. Salah satu bintang yang jadi role model adalah Anggun, pemain putri SMA BSI Palembang yang sukses meraih gelar Most Valuable Player (MVP) sebanyak tiga kali berturur dan selalu masuk First Team DBL.
Prestasi cemerlang Anggun itu jadi pelecut semangat tim cowok BSI. “Kami ingin mengikuti jejak kakak-kakak putri, terutama Anggun yang selalu konsisten dan jadi MVP,” ungkap Fatih kagum.
Perjalanan menuju DBL 2025 pun penuh cerita. BSI tidak hanya mengandalkan keberuntungan, tapi sudah terbiasa turun di berbagai ajang seperti Zona Basketball, 3x3 Muara Enim, dan sederet turnamen lainnya.
Hasilnya? Deretan trofi juara 1, runner-up, hingga posisi ketiga berhasil mereka kantongi. Gelar champion 3x3 Azawear 2024 Palembang bahkan jadi bukti bahwa mereka punya daya saing tinggi.
Pelatih Tedy Martha Reza menegaskan, persiapan timnya sudah maksimal. “Kami latihan setiap hari. Anak-anak sadar DBL itu levelnya beda, lebih ketat, semua tim kuat. Jadi, tidak boleh setengah-setengah,” jelasnya.
