Bus Sinar Dempo Terjun ke Jurang, Seruduk Rumah Warga Hingga Hancur
LAKALANTAS : Tampak bus Sinar Dempo BG 7167 W yang disopiri oleh Jon (42) warga Kelurahan Air Perikan, Kota Pagar Alam, terjun ke dalam jurang terbalik menghantam rumah panggung hingga hancur. -Foto : Ozi/Sumeks-
MUARA ENIM, SUMATERAEKSPRES.ID - Suasana hening Desa Gunung Megang Dalam, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim, mendadak gempar.
Pasalnya, disaat warga masih tertidur lelap, bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) Sinar Dempo BG 7167 W yang dikemudikan Jon (42), warga Kelurahan Air Perikan, Kota Pagar Alam terjun ke jurang sedalam tiga meter dan seruduk rumah panggung hingga hancur.
Kejadian yang berlangsung di Jalan lintas Prabumulih-Muara Enim, Desa Gunung Megang Dalam, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim, Jumat (15/8) sekitar pukul 04.00 WIB itu meski tidak ada korban jiwa namun menyebabkan beberapa penumpang dan penghuni rumah luka-luka dan trauma di
Bus jurusan Jakarta - Jogya - Pagaralam itu, saat kejadian membawa sebanyak 25 orang, dengan awak kemudi bus BG 7167 W Jon (42) dan Zazili Ridwan (55) keduanya sopir bus utama. Lalu penumpang bus yakni Nico (28) warga Lahat, Rani (31) warga Sidoarjo Jawa Timur, Risna (27) warga Sidoarjo Jawa Timur, Yuni (31) warga Jakarta Utara, Arselio (2) warga Tanjung Priok Jakarta Utara, Roiba (45) warga Jawa Tengah, Saiful (50) warga Jawa Tengah, Hendra (26) warga Kabupaten Empat Lawang, Andre (19) warga Pagar Alam.
Kemudian Irianto Sutrisno (63) warga Jawa Timur, luka ringan, Sopian (53) warga Empat Lawang, Minarti (45) warga Pagar Alam, Wang Xiang Ying (49) Warga Negara Cina, Dewi (35) warga Jawa Barat, Nita (42) warga Depok (luka ringan), A Rangga Raya (10) warga Depok, Sarifudin (62) warga Pagar Alam, Luni Roles (42) Jarai Lahat, Dinarti (42) Jarai Lahat, Nadia (9) Jarai Lahat, Nurwana (52) warga Semendo, Handayani (45) warga Lahat, dan Rushan Yuniar (70) Pagar Alam. Sedangkan pemilik rumah Desa Gunung Megang Dalam, Kecamatan Gunung Megang adalah Komarudin (39) dan Usman (60). Dalam kejadian itu semua penghuni rumah selamat.
BACA JUGA:4 Jemaah Umrah Asal Jambi Tewas, Bus Hilang Kendali Kecelakaan Tunggal di Muba
BACA JUGA:Kecelakaan Beruntun di Palembang Libatkan 8 Objek, Satu Luka Parah Usai Motor Tabrak Truk
Dari informasi yang berhasil dihimpun, bahwa kejadian tersebut berawal saat bus datang dari arah Prabumulih menuju ke arah Muara Enim. Ketika melintas dilokasi kejadian, diduga sopir bus tidak konsentrasi sehingga kendaraan mengalami kecelakaan tunggal dengan terjun ke dalam jurang sedalam 3 meter sehingga menimpa rumah. Akibatnya 1 rumah milik Komarudin dan 1 rumah milik Usman rusak dan hancur.
Menurut Saiful (50) salah satu penumpang yang duduk tepat dibelakang sopir bus mengatakan bahwa ketika terjadinya kecelakaan ia sedang tidur sehingga tidak tahu pasti kejadiannya. Ia terbangun ketika merasakan tubuhnya terhimpit serta mendengar suara ribut yang mengatakan bahwa mobil kecelakaan. "Alhamdulilah tidak ada yang luka, cuma badan sakit saja sebab tadi seperti tertimpa sesama penumpang," ujarnya.
Dikatakan Saiful, bahwa ia pergi ke Jawa karena baru saja selesai menghadiri wisuda anaknya di Semarang. "Alhamdulilah semua penumpang dan barang berhasil dievakuasi oleh kru bus," ucapnya.
Senada dikatakan Rushan Yuniar (70) pensiunan Depdagri ini, bahwa pada saat kejadian ia pun sedang tertidur dan terbangun ketika ia merasakan tubuhnya tertindih penumpang lain. Ia tahu mobil mengalami kecelakaan diberitahu oleh penumpang lain. Beruntung dirinya tidak mengalami luka-luka.
"Saya ke Pagar Alam rindu pulang kampung sebab selama ini saya tinggal di Solo bersama istri dan anaknya. Istri saya orang Solo. Sedangkan saya asli orang Pagar Alam," ujar ayah satu anak ini.
BACA JUGA:Polres Prabumulih Tangkap Sopir Truk Terkait Kecelakaan Maut di Jalur Lintas Muara Enim – Prabumulih
BACA JUGA:Bus Rombongan Umrah Alami Kecelakaan di Muba, Empat Tewas dan Puluhan Terluka
