Sumatera Ekspres | Baca Koran Sumeks Online | Koran Sumeks Hari ini | SUMATERAEKSPRES.ID - SUMATERAEKSPRES.ID Koran Sumeks Hari ini - Berita Terhangat - Berita Terbaru - Berita Online - Koran Sumatera Ekspres

https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Mitsubishi baru

Warga Sumber Mulya OKI Hemat Belanja dengan Menanam Cabai di Pekarangan

BERMANFAAT: Wulan, warga Desa Sumber Mulya Kecamatan Mesuji Makmur, OKI memanfaatkan pekarangan rumahnya untuk ditanami tanaman cabai. FOTO: NISA/SUMEKS--

KAYUAGUNG, SUMATERAEKSPRES.ID –  Memiliki tanaman yang bermanfaat di pekarangan rumah tentu akan banyak keuntungan yang didapat.

Karenanya, Pemerintah Provinsi Sumsel terus menggalakkan agar warga memanfaatkan lahan pekarangan untuk dimanfaatkan sebaik-baiknya. Seperti melakukan penanaman tanaman atau memelihara ternak.

BACA JUGA:Lahan Sempit Jadi Kebun Cabai dan Bawang, Terapkan Sistem Tumpang Sari

BACA JUGA:Terobosan Lapas Kelas IIA Tanjung Raja, Sulap Lahan Terbengkalai Jadi Kebun Cabai

Salah satunya penanaman tanaman cabai. Meski terbilang sederhana tetapi keberadaan tanaman cabai di halaman rumah memiliki manfaat yang sangat berarti. Khususnya bagi ibu-ibu yang disibukkan dengan kebutuhan dapur.

Menanam cabai memang tak terlalu sulit. Bisa dilakukan di tanah langsung atau di pot. Minimnya halaman tak menjadi halangan. Inilah yang dirasakan Wulan, warga Desa Sumber Mulya Kecamatan Mesuji Makmur, OKI.

Dirinya memanfaatkan lahannya dengan menanam tanaman cabai rawit. Penanaman ini sudah dilakukan sejak tiga bulan lalu.

Jumlahnya tak banyak. Cukup untuk konsumsi pribadi.  ‘’Untuk bibitnya saya semai sendiri,’’ ujar Wulan.

Dikatakan, perawatan tanaman cabai tak sulit. Hanya menyiram dan memberinya pupuk. Pupuk yang diberikan berupa pupuk kandang.

Semuanya dilakukan tanpa menggunakan zat kimia. ‘’Alhamdulillah pertumbuhan tanaman cukup bagus. Cabainya besar-besar. Tak jarang kami buat untuk bumbu dapur, kawan makan mi ataupun gorengan,’’ ujarnya. 

Wulan mengaku, tak hanya dirinya yang memanfaatkan teras atau halaman rumahnya untuk menanam tanaman.

‘’Banyak juga warga yang di sini memanfaatkan teras depan menanam cabai atau tomat kecil untuk dibuat sambal. Jadi untuk sebulan ke depan ini tidak lagi membeli cabai,’’ ujarnya.

Karena buahnya masih cukup banyak yang ada di batang, buah cabai yang dipetik ini tidak terlalu banyak untuk konsumsi langsung.

‘’Kalau sekarang meski cabai mahal saya tak perlu bingung dan tak perlu mengeluarkan uang membeli cabai. Cukup diambil dari pekarangan rumah saja,’’ katanya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan