Dua Kebakaran Hebat di Sumsel Hanguskan 6 Rumah dan Bedeng, Kerugian Capai Rp3 Miliar
KEBAKARAN: Petugas dari Polsek Tanjung Raja memasang garis polisi pada sisa rumah yang terbakar di Desa Ulak Kerbau Lama, Ogan Ilir (foto kiri). Kerumunan warga melihat api membakar sebuah bedeng dua lantai di Jl Batu Nilam, Lr Tembusan, Kelurahan 26 Ilir--
SUMSEL, SUMATERAEKSPRES.ID – Dua kejadian kebakaran melanda kawasan pemukiman di Sumatera Selatan. Sebanyak 5 rumah warga di Dusun II, Desa Ulak Kerbau Lama, Kecamatan Tanjung Raja, Ogan Ilir, Senin (4/8), sekitar pukul 04.00 WIB hangus terbakar.
Sedangkan di Jl Batu Nilam, Lr Tembusan, RT 25, RW 07, Kelurahan 26 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil, Kota Palembang, Minggu (3/8), sekitar pukul 18.00 WIB, api membakar bedeng dua lantai.
BACA JUGA:Kebakaran di Muratara Ludeskan 3 Rumah Warga Desa Lesung Batu Muda, Kerugian Capai Ratusan Juta
Pada kejadian di Desa Ulak Kerbau Lama, Muslim (50), warga Dusun II, mengungkap bahwa dia sudah melihat api sudah membesar.
"Asal api terlihat seperti dari arah ruang keluarga rumah Herman dan dengan cepat menyambar rumah-rumah di sekitarnya," terangnya.
Kapolsek Tanjung Raja, AKP Zahirin mengatakan awal mula kebakaran berasal dari rumah milik Herman (49), yang diketahui memiliki dua unit rumah di lokasi tersebut.
Api kemudian menjalar cepat ke rumah milik Cik Ina Jamil (60), Hawija (70), dan satu unit rumah milik almarhumah Nafsia yang dalam keadaan kosong.
Melihat kobaran api yang membesar, personel Polsek Tanjung Raja yang dipimpin langsung oleh Kapolsek AKP Zahirin, bersama anggota TNI dan petugas Dinas Damkar Ogan Ilir, segera turun ke lokasi.
Mereka bahu membahu bersama warga dalam upaya pemadaman. Tiga unit armada pemadam dua dari Damkar OI dan satu dari BPBD OI dikerahkan ke lokasi untuk mempercepat proses penanggulangan api.
"Berbagai kendala dihadapi petugas di lapangan. Menurut warga, api cepat membesar karena rumah Herman menyimpan banyak bahan mudah terbakar seperti kain tekstil.
Namun berkat kerja keras tim gabungan, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 07.00 WIB," jelasnya.
Sementara itu, Kalaksa BPBD Ogan Ilir, Edi Rahmat menambahkan tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran tersebut.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materi diperkirakan mencapai Rp3 miliar.
