Sumatera Ekspres | Baca Koran Sumeks Online | Koran Sumeks Hari ini | SUMATERAEKSPRES.ID - SUMATERAEKSPRES.ID Koran Sumeks Hari ini - Berita Terhangat - Berita Terbaru - Berita Online - Koran Sumatera Ekspres

https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Mitsubishi baru

Ngaben Massal di OKI, Simbol Toleransi dan Harmoni dalam Balutan Tradisi Sakral

Harmoni dalam keberagaman. Ngaben Massal di OKI bukan hanya ritual keagamaan, tapi juga bukti nyata bahwa toleransi hidup di tengah masyarakat kita. Foto:Nisa/Sumateraekspres.id--

KAYUAGUNG, SUMATERAEKSPRES.ID – Ribuan umat Hindu dari berbagai penjuru Sumatera Selatan bahkan luar daerah, memadati areal setra Gandawangi di Desa Tugumulyo, Kecamatan Lempuing, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Senin (4/8).

Mereka hadir untuk mengikuti prosesi sakral Ngaben Massal—ritual pembakaran jenazah yang sarat makna spiritual dalam ajaran Hindu.

Lebih dari sekadar upacara keagamaan, Ngaben Massal ini menjadi simbol kuat keharmonisan dan toleransi antarumat beragama, suku, dan budaya di Kabupaten OKI.

Di tengah keberagaman, masyarakat setempat menunjukkan semangat kebersamaan yang patut diapresiasi.

BACA JUGA:Nenek Tewas Tertabrak Daihatsu Ayla di Lintas Prabumulih-Palembang, Sopir Diduga Lalai

BACA JUGA: Jaga Tradisi di Arus Sungai Musi, Jaka Siapkan Dua Bidar Tua Hadapi 'Kenceran' 2025

Simbol Gunung dan Tri Angga dalam Bade

Salah satu sorotan dalam prosesi ini adalah arak-arakan bade dan lembu—dua elemen utama dalam ritual pelebon.

Bade merupakan struktur tinggi menyerupai menara yang digunakan untuk mengusung jenazah, menggambarkan filosofi gunung dan Tri Angga (tiga bagian tubuh): dasar, badan, dan atap.

Sementara itu, lembu melambangkan kendaraan suci dalam kepercayaan Hindu.

Made Wijaya Panggabean, tokoh inisiator acara, menjelaskan bahwa bade dibangun sesuai dengan ajaran Hindu, menjadi bagian dari pitra yadnya, yakni upacara penghormatan terakhir bagi leluhur.

“Struktur bade dan lembu tak sekadar simbolik, tapi mencerminkan pemahaman spiritual dan budaya yang dalam,” jelasnya.

BACA JUGA:Stabil dan Menarik! Update Harga Honda Brio 2021 Bekas, Plus Tips Membelinya dengan Cermat

BACA JUGA: BRI Salurkan BSU Rp2,25 Triliun ke 3,76 Juta Pekerja, Daya Beli Masyarakat Kembali Diperkuat!

Ia juga menjabarkan bahwa bade dan lembu biasanya digunakan oleh mereka yang berasal dari kasta bangsawan, sementara bagi masyarakat non-bangsawan, digunakan wadah.

Ritual Kolektif, Beban Ekonomi Lebih Ringan

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan