Polsri Pacu Transformasi Wisata Curug Papat Lewat Teknologi Panel Surya dan Penguat Sinyal
Polsri Pacu Transformasi Wisata Curug Papat Lewat Teknologi Panel Surya dan Penguat Sinyal-Foto: IST-
REJANG LEBONG, SUMATERAEKSPRES.ID – Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) menunjukkan kepedulian nyata terhadap pengembangan daerah 3T dengan menerjunkan tim dosen dan mahasiswa dalam program Pengabdian kepada Masyarakat di objek wisata alam Curug Papat, Desa Kayu Manis Sumpal, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu.
Mengusung tema “Pengembangan Teknologi pada Objek Wisata Curug Papat”, kegiatan yang berlangsung pada 1–3 Agustus 2025 ini menandai dimulainya transformasi digital kawasan wisata tersebut. Dalam kegiatan ini, tim Polsri melakukan instalasi dua perangkat penting: penguat sinyal seluler dan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS).
Kedua teknologi tersebut dirancang untuk menjawab permasalahan utama yang selama ini menghambat potensi wisata Curug Papat — yakni keterbatasan akses jaringan dan tidak tersedianya pasokan listrik permanen.
BACA JUGA:Menabung di Bank Digital vs Bank Konvensional, Bongkar Kelebihan & Kekurangannya
BACA JUGA:Cek Tabel Pinjaman Bank BRI Agustus 2025, Cuma Modal SK PPPK Bisa Pinjam Segini!
Aksi Nyata Mahasiswa di Tengah Alam Terjal
Proses pemasangan bukanlah perkara mudah. Tim mahasiswa dari Jurusan Teknik Komputer Polsri harus membawa peralatan melintasi medan terjal dan jalur setapak di tengah hutan.
Namun, semangat untuk menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat tetap membara.
Menurut dosen pembimbing, Ir. Alan Novi Tompunu, S.T., M.T., ASEAN Eng., APEC Eng., kegiatan ini bukan hanya soal implementasi teknologi, tetapi juga pembelajaran karakter dan dedikasi.
BACA JUGA:Cegah Rekening Dormant, Ini Strategi Menabung yang Efektif ala Ahli Keuangan
BACA JUGA:Harley-Davidson CVO & Touring Jadi Sorotan Utama di GIIAS 2025: Simfoni Mesin dan Estetika
“Pengabdian ini adalah wujud kontribusi nyata dari kampus vokasi. Harapannya, bisa diterapkan juga di lokasi wisata lain yang menghadapi tantangan serupa,” ujarnya.
Dampak Positif Bagi Masyarakat dan Ekonomi Desa
Pemasangan alat penguat sinyal dan PLTS disambut positif oleh masyarakat dan pengelola wisata. Roni, salah satu pengelola Curug Papat, menyatakan optimismenya terhadap dampak positif dari inisiatif ini.
“Kami yakin ini jadi langkah awal agar Curug Papat lebih dikenal luas. Teknologi bisa membuka akses promosi dan kenyamanan bagi wisatawan,” ungkapnya.
Kepala Desa Kayu Manis Sumpal juga memberikan apresiasi penuh. Ia berharap agar kolaborasi seperti ini terus berlanjut dan mendorong lebih banyak perguruan tinggi untuk menjadikan desa mereka sebagai mitra pembangunan.
