Warga Martapura Sukses Budidaya Lele di Pekarangan Rumah, Raup Untung dari Kolam 7x15 Meter
HARAPAN BARU: Kolam yang berukuran 7 x 15 meter jika dimanfaatkan akan menjadi harapan baru untuk menambah pendapatan. FOTO: KHOLID/SUMEKS--
MARTAPURA, SUMATERAEKSPRES.ID - Prinsip Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) sudah dipahami betul oleh Anton, warga Desa Tebat Sari, Kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur. Dia memanfaatkan kolam kecil di halaman samping rumahnya dengan budidaya ikan lele.
Kolam sederhana berukuran 7x15 meter itu setiap hari menjadi sumber harapannya untuk menambah penghasilan keluarga.
BACA JUGA:Bikin Keramba Sungai, Budidaya Ikan Lele Libatkan Warga, Hasil Dibagi dan Dijual di Pasar Lokal
BACA JUGA:Genjot Infrastruktur Jalan, Budidaya Ikan Lele Bangun 10 Keramba
Dengan modal kerja keras dan ketelatenan, Anton menebar 4.500 bibit lele ke kolam tersebut. Dalam tiga bulan, ikan lele siap panen dengan ukuran rata-rata 4-5 ekor per kilogram.
“Kalau perawatan sebenarnya gampang, yang penting jaga air dan kasih makan teratur. Cuma memang harga pakan sekarang lumayan mahal, itu tantangan kami,” ujar Anton.
Meski untuk pakan harus menguras kocek, Anton tetap bersyukur karena hasil panennya mampu mendatangkan tambahan penghasilan yang lumayan.
Dengan harga jual rata-rata Rp 17.000 per kilogram, Anton bisa meraup untung yang membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Alhamdulillah laku terus, banyak yang pesan. Biasanya dijual ke pasar, ada juga yang datang beli langsung ke rumah,” katanya.
Bagi Anton, budidaya lele bukan sekadar usaha sampingan. Kegiatan ini sekaligus menjadi solusi untuk memanfaatkan lahan di belakang rumah yang dulu sempat terbengkalai.
“Daripada nganggur, lahan dipakai buat kolam. Waktu luang juga terisi. Sambil ngurus sawah, ngurus lele juga,” jelasnya.
BACA JUGA:Priotitaskan Pembangunan, Bagikan Ikan Lele Cegah Stunting, Desa Baru Jaya
BACA JUGA:Setelah Ikan Lele, Rutan Palembang Panen Kacang Panjang dan Kangkung Hasil dari WBP
Di desa, usaha budidaya ikan air tawar seperti ini memang cukup prospektif. Permintaan ikan konsumsi masih tinggi.
