Wujud Kolaborasi Sosial dan Kepedulian, PT TSM Bantu Program Bedah Rumah
PROGRAM TJSL: PT Tirta Sriwijaya Maju meluncurkan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa bedah rumah untuk warga tidak mampu, kemarin. -FOTO: KRISAMIAJI/SUMEKS-
PALEMBANG, SUMATERAEKSPRES.ID - PT Tirta Sriwijaya Maju (Perseroda), salah satu BUMD milik Pemprov Sumsel meluncurkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa bedah rumah untuk warga tidak mampu.
Program ini merupakan kolaborasi antara PT TSM dengan Pemprov Sumsel dan Pemerintah Kelurahan Talang Kelapa, dan menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap kondisi sosial masyarakat sekitar.
Kegiatan launching bedah rumah yang dilakukan Selasa (29/7) dihadiri berbagai unsur. Mulai dari pejabat pemerintah, tokoh masyarakat, hingga para penerima manfaat. ‘’Program ini merupakan salah satu bentuk apresiasi pada PT TSM yang turun mendukung misi social pemerintah dalam menanggulangi rumah tak layak huni,’’ ujar Komisaris Utama PT Tirta Sriwijaya Maju, Regina Ariyant ST.
Dikatakan, diharapkan program ini menjadi kolaborasi yang terus berkelanjutan antara pemerintah, BUMN, BUMD, serta elemen lainnya. Ini merupakan bagian dari Program Astacita Presiden Prabowo Subianto, yaitu menyelesaikan pembangunan 3 juta rumah di seluruh Indonesia. ‘’Di Sumsel sendiri, masih banyak rumah tidak layak huni, dan kami optimis bisa mengatasinya bersama,” ungkap Regina.
BACA JUGA:Dukung Astacita Presiden Prabowo, PT TSM Luncurkan Program Bedah Rumah
BACA JUGA:Fokus Pendataan dan Bedah Rumah, Ribuan Rumah Tak Layak Huni
Regina juga berharap PT TSM terus berkembang, sehingga ke depan dapat berkontribusi lebih besar dalam program sosial serupa. ‘’Dukungan dukungan dan kerja sama dari semua pihak akan menjadi kunci keberhasilan dalam mengurangi angka kemiskinan melalui penyediaan hunian yang layak dan sehat,’’ ujarnya.
Direktur Utama PT TSM, Adib Ubaidillah SE MM, menjelaskan, 2025 ini, pihaknya akan menyelesaikan tiga unit rumah dalam program TJSL. "Setiap rumah diperkirakan selesai dibangun dalam waktu 30 hari. Jika tidak ada kendala, maka akhir November hingga awal Desember ketiga unit tersebut sudah bisa ditempati penerima manfaat," katanya.
Adib menambahkan, PT TSM sangat antusias mengikuti program sosial yang diinisiasi Pemprov Sumsel. “Tahun depan, kami akan kembali berpartisipasi. Kami ikuti setiap peluang untuk membantu warga yang membutuhkan karena memang sudah menjadi komitmen perusahaan dalam TJSL,” tegasnya.
Lurah Talang Kelapa, Ricky Pratama SSTP MSi berharap, inisiatif seperti ini tidak berhenti sampai di sini dan bisa diperluas cakupannya ke wilayah lain yang juga memiliki permasalahan serupa. ‘’Program bedah rumah ini bukan hanya soal renovasi fisik bangunan, tetapi juga menjadi simbol harapan baru bagi keluarga yang menerima. Adanya rumah layak huni, mereka kini memiliki tempat yang lebih nyaman, sehat, dan aman untuk melanjutkan kehidupan yang lebih baik,’’ ujarnya.
