Sekdaprov Sumsel Buka Rakerda Gerakan Pramuka Sumsel, Ini Pesannya
RAKERDA: Sekdaprov Sumsel, Drs H Edward Candra MH bersama pengurus Kwarda Gerakan Pramuka Sumsel di acara pembukaan Rakerda Gerakan Pramuka Sumsel tahun 2025, kemarin (27/7). -Foto : ist-
PALEMBANG, SUMATERAEKSPRES.ID - Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Gerakan Pramuka Provinsi Sumsel tahun 2025 resmi dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel, Drs H Edward Candra MH, kemarin (27/7).
Edward yang hadir mewakili Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Kamabinda) Gerakan Pramuka Sumsel di acara ini membacakan sambutan Gubernur Sumsel, Dr H Herman Deru SH MM.
"Rakerda ini merupakan bagian penting dari proses pembinaan kepramukaan di Sumsel, forum ini juga menjadi sarana evaluasi dan konsolidasi bagi jajaran pengurus Gerakan Pramuka di seluruh tingkatan," ucap Edward saat membacakan sambutan tertulis Gubernur Sumsel di acara yang berlangsung di Hotel The Zury, kemarin (27/7).
Disampaikannya Gerakan Pramuka bertujuan untuk mendidik dan membina kaum muda Indonesia agar menjadi manusia yang berkepribadian, berbudi luhur, beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta kuat mental dan tinggi moral.
"Kepada seluruh pengurus Gerakan Pramuka di semua wilayah harus memiliki komitmen untuk memberikan layanan pendidikan terbaik. Ini sejalan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka, yang menekankan kecerdasan spiritual, intelektual, emosional, dan sosial," imbuhnya.
BACA JUGA:Bupati Muba HM Toha Dilantik Sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang Pramuka Masa Bakti 2025-2030
BACA JUGA:Pramuka Ajarkan Nilai-Nilai Luhur, Bentuk Insan yang Cerdas dan Berkarakter
Menurut Sekda, nilai-nilai karakter yang dibentuk oleh Pramuka sangat penting dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas. Pendidikan karakter melalui kepramukaan menjadi pondasi dalam melahirkan generasi yang mampu bersaing secara global dan berkontribusi positif bagi daerah.
“Kegiatan kepramukaan sejatinya adalah upaya menghadirkan generasi terbaik untuk bangsa, khususnya Sumatera Selatan. Oleh karena itu, setiap program harus dirancang dengan mengedepankan aspek pembinaan mental dan moral,” tegasnya.
Edward juga menekankan bahwa Rakerda merupakan momentum refleksi bagi pengurus Pramuka. Mereka diminta menilai sejauh mana program dan kegiatan yang dilaksanakan selama ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi peserta didik.
Ia juga mengingatkan pentingnya sinkronisasi antar-kwarda, kwarcab, dan gugus depan, kegiatan kepramukaan akan lebih efektif jika terpublikasi dengan baik dan memiliki jejaring komunikasi yang solid antar unit.
BACA JUGA:Wabup Yudha Terpilih Aklamasi sebagai Ketua Kwarcab Pramuka OKU Timur Periode 2024-2029
BACA JUGA:Kwarda Pramuka Sumsel Gelar Kursus Pelatih Pramuka Tingkat Lanjutan (KPL)
“Pastikan bahwa kepramukaan sebagai kegiatan ekstrakurikuler wajib di sekolah/madrasah benar-benar tepat sasaran, tepat guna, dan tepat manfaat. Semua harus bersinergi menyusun kegiatan yang menarik, menantang, dan sarat unsur pendidikan,” jelasnya.
