DKD Sumsel Gelar Sidang Paripurna Daerah Tahun 2025
Sidang Paripurna DKD Sumsel 2025-foto: ist-
SUMATERAEKSPRES.ID - BERTEMPAT di Hotel The Zuri Palembang, DKD Sumsel menggelar Sidang Paripurna Daerah (SIDPARDA) Sumsel tahun 2025. Kegiatan ini dilaksanakan tanggal 24 hingga 25 Juli 2025. SIDPARDA tersebut dibuka oleh Ketua Kwarda Sumsel, diwakili Wakil Ketua Kwarda Bidang Binawasa Kak Dra. Hj. Sumaiyah, MZ, MM.
SIDPARDA Sumsel tahun 2025 ini diikuti oleh 16 Kwarcab se- Sumsel, yang berjumlah 49 orang, terdiri dari 17 anggota DKD Sumsel. Kegiatan ini mengusung tema “Transformasi Dewan Kerja yang Progresif dan Inklusif”, dengan Slogan “Progresif dalam Visi, Inklusif dalam Aksi”. Tema ini mengingatkan DKD Sumsel sebagai upaya terus menerus untuk memperbarui pola piker, system kerja dan kualitas sumber daya manusia Dewan Kerja.
Ketua Pelaksana SIDPARDA Sumsel tahun 2025 Dhoni Octaviano mengatakan Kita ingin Dewan Kerja menjadi wadah yang visioner, adaptif terhadap perkembangan teknologi, isu sosial, serta kebutuhan generasi muda saat ini agar setiap program dan langkah yang diambil harus membuka ruang partisipasi yang seluas-luasnya untuk kemajuan Pramuka Penegak dan Pandega Se-Sumatera Selatan.
Sementara itu, Wakil Ketua Kwarda Bidang Binawasa Kak Dra. Hj. Sumaiyah, MZ, MM dalam sambutannya mengatakan Forum ini bukan hanya sekadar forum musyawarah, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran demokrasi, pengambilan keputusan bersama, dan pelatihan kepemimpinan yang sangat berharga bagi generasi muda.
BACA JUGA:Wakili Gubernur di Paripurna DPRD Sumsel, Wagub Cik Ujang Bakal Siapkan Lompatan Pembangunan Sumsel
BACA JUGA:Rapat Paripurna XIV DPRD Prov. Sumsel : Sumsel raih Predikat Wajar Tanpa Pengecualian ke 11 Kalinya
“kita berharap akan lahir ide-ide segar, gagasan-gagasan konstruktif, dan semangat kolaboratif dari para peserta, demi kemajuan Gerakan Pramuka di Sumatera Selatan yang lebih
relevan, aktif, dan berdampak bagi masyarakat. Kami di Kwartir Daerah terus mendorong agar
kegiatan kepramukaan tidak hanya berorientasi pada rutinitas, namun juga adaptif terhadap perkembangan zaman. Pramuka masa kini harus mampu menjawab tantangan global, melek teknologi, berjiwa sosial tinggi, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa Indonesia,” ujarnya
“Namun kami juga tidak menutup mata terhadap tantangan aktual yang sedang kita hadapi, efisiensi yang dicanangkan oleh bapak presiden sehingga berpengaruh pada system penganggaran termasuk salah satu nya Kwatir Daerah Gerakan Pramuka Sumatera Selatan, sehingga beberapa kegiatan penegak dan pandega terpaksa tidak dapat dilaksanakan namun kami tetap berupaya dengan berbagai cara agar kegiatan penegak dan pandega tetep terlaksana dengan konsep yang minimalis. Dan apabila Kwartir Cabang yang hendak melaksanakan dan bersedia menjadi tuan rumah kegiatan daerah dapat diusulkan dalam sidang paripurna ini,” Ungkap Sumaiyah.

