Remaja di Palembang Keroyok Pengendara hingga Tak Sadarkan Diri, Lima Pelaku Ditangkap
PERIKSA: Kelima tersangka saat menjalani pemeriksaan di Mapolsek Ilir Timur I. (Foto : Zulkarnain/Sumeks) --
PALEMBANG, SUMATERAEKSPRES.ID - Sejumlah remaja di Kota Palembang pengeroyok pengguna jalan, ditangkap petugas Polsek Ilir Timur I.
Mereka masing-masing Balqis Rizky Prama (18), warga Pasir Putih, Talang Kelapa, Banyuasin; M Dzaki (18), warga Jalan Sukawaras, Talang Kelapa, Banyuasin; M Aldiansyah (18) dan Roby Abiansyah (18), keduanya warga Jl Kantor Lurah, Kelurahan Sukomoro, Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin; serta Randi Arya (20), warga Perumahan Azhar, Kelurahan Tanah Mas, Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin.
BACA JUGA:Pengeroyokan dengan Ciu dan Cincin Tengkorak, Empat Remaja Prabumulih Diamankan Polisi
Penangkapan mereka terkait kasus penganiayaan terhadap M Bagas Sediono (21), warga Jl Dwikora II, Kelurahan Demang Lebar Daun, Palembang yang terjadi Minggu (13/7) sekitar pukul 23.30 WIB di Simpang Empat RS RK Charitas Palembang, Kecamatan IT I, Palembang.
“Para tersangka ditangkap di kediamannya masing-masing,” ungkap Kapolsek IT I, Kompol Fitri Dewi Utami melalui Kanit Reskrim AKP Andrean Novalezi.
Kasus penganiayaan sendiri bermula saat kelima tersangka melintas dari arah Pasar Cinde menerobos traffic light di Simpang Empat Charitas.
Pada saat yang sama korban juga melintas karena gilirannya lampu hijau, sehingga kendaraan korban hampir bersenggolan dengan tersangka.
"Motif pelaku ini tersinggung saat ditegur korban yang saat itu berpapasan di lampu merah Simpang Charitas," ungkap Andrean.
Pihaknya menegaskan lima tersangka ditangkap berdasarkan laporan korban dan rekaman CCTV yang ada di lokasi.
“Kelima pemuda ini sudah kami tetapkan sebagai tersangka dan dikenakan Pasal 170 KUHP mengenai kasus pengeroyokan," ujar Andrean lagi.
Tersangka Randi sendiri mengaku, awalnya dia dan rekannya Aldi, Dzaki, Roby, Balqis mengendarai sepeda motor dari arah Cinde menerobos lampu merah ke Jl Sudirman.
"Waktu itu hampir bersenggolan dengan dia (korban, red). Dia negor dan setop karena dia memanggil, saya datangi lagi sambil nunggu teman-teman saya menyusul, kemudian dia saya pukul pakai helm dan saya tinju wajahnya,” katanya.
BACA JUGA:Pelaku Pengeroyokan di Sungai Baung Ditangkap Tanpa Perlawanan
