Satu Jemaah Asal Kota Pagaralam yang Hilang di Mekah Masih Dicari, 1 Jemaah Haji OKI Dilaporkan Meninggal Duni
JEMAAH OKI: Hj Munayah binti Suratman, jemaah haji kloter 14 Palembang asal Kabupaten OKI, yang meninggal dunia di Medinah, Selasa (24/6). -FOTO: IST-
MEKAH, SUMATERAEKSPRES.ID - Tiga jemaah haji Indonesia dilaporkan belum kembali ke kloternya. Salah satunya jemaah Kloter 19 Embarkasi Palembang (PLM-19), Nurimah yang berasal dari Kota Pagaralam. Dia terpisah dari rombongannya akhir Mei 2025, atau baru dua hari setiba di Kota Mekah.
“Informasi dari jemaah yang satu hotel dengannya, nenek itu hilang sekitar 2 hari sampai di Mekah. Tapi informasinya masih minim, belum ada konfirmasi lebih lanjut dari Ketua Kloter 19,” ucap awak redaksi Sumatera Ekspres H Burmansyah dari Kota Mekah, Selasa (24/6).
Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi sendiri masih terus mencari keberadaan 3 jemaah haji Indonesia yang hilang. Yakni, Nurimah (Kloter 19 Embarkasi Palembang), Sukardi (kloter 79 Embarkasi Surabaya), dan Hasbullah (Kloter 7 Embarkasi Banjarmasin).
“Kami masih berusaha mencari tiga jemaah tersebut," ujar Kepala Bidang Perlindungan Jemaah PPIH Arab Saudi, Kolonel Laut Harun Arrasyid. Katanya, ketiga jemaah itu punya riwayat demensia atau gangguan kesehatan yang menurunkan daya ingat dan kemampuan berpikir logis.
Harun menjelaskan, Nurimah Mentajim yang berusia 80 tahun, merupakan jemaah kloter 19 Embarkasi Palembang (PLM 19). Di Mekah, Nurimah tinggal di hotel 614. "Beliau meninggalkan rombongan itu pada 28 Mei 2025 atau sekitar dua hari setelah sampai di Mekah. Sampai sekarang belum kembali ke rombongannya," katanya.
BACA JUGA:Jemaah Haji OKI Hj Mujayanah Wafat Karena Sakit Dimakamkan di Baqi Suasana Pilu Menyelimuti
BACA JUGA:367 Jemaah Kloter 9 Tiba di Palembang, Satu Masih Dirawat di Tanah Suci
Kemudian, Sukardi (67 tahun), tinggal di hotel 813 (sektor 8). "Pihak kloter dan pembimbing ibadah kloter melaporkan ke kami bahwa Pak Sukardi terpisah dari rombonganya, yaitu pada 29 Mei 2025. Sampai sekarang belum kembali ke kloternya," ujar Harun.
Sementara Hasbullah (73 tahun) baru dilaporkan hilang pada 17 Juni 2025. Hasbullah tinggal di hotel 709 (sektor 7). "Keluarga melaporkan ke kami, Pak Hasbullah meninggalkan hotel itu pada pukul 03.00 WAS," jelas Harun.
Putri Hasbullah sekarang sudah berada di Medinah, dikatakannya ayahnya itu punya riwayat penyakit demensia. "Hasbullah pernah beberapa kali terlepas, tapi masih ada yang mengantar ke kamarnya. Namun pada malam Selasa kemarin pukul 03.00 dini hari Hasbullah keluar tanpa pengawasan dari keluarganya. Hasbullah kemungkinan keluar hotel," cerita Harun.
Pihaknya terus berupaya melakukan pencarian dengan berbagai skema. Selain itu, pihaknya juga bekerja sama dengan syarikah dan KJRI serta Konsultan Haji di Jeddah. "Kami terus melakukan pencarian dalam plan A dan plan B. Koordinasi tak henti kita lakukan dengan syarikah, KJRI dan Konsultan Haji di Jeddah," kata Harun.
BACA JUGA:Jemaah Asal OKI Meninggal di Mekah, Alami Shock Jantung, Sekda OKI Ikut Membantu
BACA JUGA:Seribu Calon Jemaah Umrah Zafa Tour Ikuti Manasik, Ini Tujuannya
Pihak syarikah pun sudah melaporkan ke Kepolisian Arab Saudi yang ada di Mekah. "Kami dengan para pimpinan PPIH Arab Saudi di sini selalu berkoordinasi mencari keberadaan ketiga jemaah tersebut," katanya.
