Jalan Poros Pendopo–Tebing Tinggi Nyaris Putus
NYARIS PUTUS: Beginilah kondisi jalan poros yang menghubungkan Pendopo-Tebing Tinggi, di Kabupaten Empat Lawang. Hal ini diperparah dengan kerusakan jalan di beberapa titik dan juga kontur yang tidak rata. -foto: hendro/sumeks-
EMPAT LAWANG, SUMATERAEKSPRES.ID – Kondisi jalan poros yang menghubungkan Pendopo dan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, nyaris putus. Selain banyak lubang dan rusak, ruas jalan provinsi yang vital ini bahkan terancam putus jika tidak segera diperbaiki.
Pantauan di lapangan, kerusakan jalan tidak hanya terjadi di satu dua titik. Lubang dengan kedalaman bervariasi, kontur jalan yang bergelombang, serta tumbuhnya tanaman liar di pinggir jalan memperparah kondisi tersebut.
Selain itu, penyempitan bahu jalan membuat mobil harus melaju secara bergantian di titik-titik rawan, terutama di bagian jalan yang nyaris putus.
Pemerintah daerah memang sempat melakukan pembersihan rumput liar atau tebas bayang di bahu jalan atau yang. Namun, upaya ini belum maksimal karena belum melakukan perbaikan jalan yang rusak.
Miko, warga Kecamatan Pendopo yang setiap hari melintas menggunakan sepeda motor, mengaku harus ekstra waspada agar tidak celaka.
BACA JUGA:Jalan Rusak Parah Hambat Ekonomi Warga Dua Desa di Musi Rawas
BACA JUGA:Rawan Kecelakaan, Polres Mura-Warga Gotong Royong Perbaiki Jalan Rusak
“Kalau lewat Jalan Poros harus benar-benar hati-hati. Lubangnya banyak, jalan sempit, dan ada bagian yang hampir putus. Mobil kalau mau lewat harus gantian,” keluhnya, Sabtu (21/6).
Senada, Ari, warga Muara Pinang, juga mengungkapkan kekecewaannya. Ia menyayangkan lambannya tindakan pemerintah provinsi terhadap kerusakan yang sudah bertahun-tahun terjadi.
“Padahal jalan ini sangat penting karena jadi penghubung utama beberapa kecamatan ke pusat Kabupaten Empat Lawang. Sayangnya, perbaikan yang pernah dilakukan hanya di bagian yang rusaknya sudah parah, tidak menyeluruh,” ujarnya.
Kini, masyarakat hanya bisa berharap agar Pemprov Sumatera Selatan segera turun tangan melakukan perbaikan total. Warga meminta agar proyek perbaikan nantinya tidak lagi bersifat tambal sulam, tetapi dilakukan menyeluruh, terutama pada wilayah Pendopo yang tingkat kerusakannya paling parah.
“Kami ingin perbaikannya menyeluruh, jangan hanya fokus di titik tertentu. Kalau terus dibiarkan, bukan cuma rusak, jalan ini bisa putus total,” cetusnya.
Sebelumnya, Plt Kadis PUPR, Eko Purwanto, mengungkapkan pihaknya telah mengajukan permohonan perbaikan beberapa ruas jalan provinsi kepada Gubernur Sumatera Selatan.
BACA JUGA:Jalan Rusak Parah di Jalinteng Sekayu–Lubuk Linggau, Truk Terbalik dan Lalu Lintas Lumpuh
