Rolex GMT-Master II “Root Beer”: Perpaduan Retro dan Modern dalam Warna Ikonik
Warna klasik, teknologi modern. Rolex GMT-Master II “Root Beer” hadir sebagai perpaduan sempurna antara desain retro dan keunggulan horologi masa kini. Foto:Rolex--
SUMATERAEKSPRES.ID – Dalam dunia horologi mewah, Rolex selalu menempati posisi terdepan sebagai simbol presisi, inovasi, dan status.
Salah satu koleksi yang terus memikat pecinta jam tangan dari masa ke masa adalah GMT-Master II.
Namun dari sekian banyak varian, edisi yang dijuluki “Root Beer” mencuri perhatian berkat kombinasi estetika unik dan nilai historis tinggi.
Jejak Historis Root Beer
Julukan Root Beer merujuk pada palet warna cokelat dan emas yang mengingatkan pada warna minuman soda klasik Amerika.
Kombinasi ini pertama kali muncul pada akhir 1960-an hingga 1970-an, lewat referensi 1675/3 dan kemudian 16753.
BACA JUGA:Rolex GMT-Master II Sprite, Jam Tangan Kidal Pertama yang Kini Jadi Simbol Gaya Dunia
BACA JUGA:Rolex GMT-Master II 'Pepsi', Mahakarya Horologi yang Melewati Batas Waktu
Kedua model ini memiliki pesona vintage yang khas dan dikenal juga sebagai "Tiger Eye" atau “Clint Eastwood” karena sang aktor legendaris sering terlihat mengenakannya.
Kemunculan Ulang yang Lebih Mewah: Ref. 126711CHNR
Tahun 2018 menjadi momentum kebangkitan Root Beer dengan peluncuran referensi 126711CHNR.
Model ini memperkenalkan konfigurasi Everose Rolesor, yaitu perpaduan antara Oystersteel tahan karat dan emas Everose 18 karat, material eksklusif yang dikembangkan oleh Rolex sendiri.
Desain ini mengusung DNA klasik namun dibalut kemewahan kontemporer, membuatnya ideal baik untuk kolektor jam vintage maupun pecinta gaya modern.
BACA JUGA:Rolex GMT-Master II 'Sprite', Ketika Inovasi Bertemu Tradisi dalam Balutan Kemewahan
BACA JUGA:Rolex GMT-Master II Batman: Simbol Elegansi Global dalam Dua Zona Waktu
