Identitas Korban Kecelakaan Tunggal di Jalan Soekarno-Hatta Palembang Terungkap, Seorang Buruh Tewas di Tempat
Kecelakaan tunggal di Jalan Soekarno-Hatta, Palembang merenggut nyawa seorang buruh bernama Ismail. Korban diduga mengantuk saat berkendara dan meninggal di lokasi kejadian. Foto:Ist/Sumateraekspres.id--
SUMATERAEKSPRES.ID — Kecelakaan tunggal yang terjadi di ruas Jalan Soekarno-Hatta, tepatnya di dekat kawasan PT Gudang Garam, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang, Senin (2/6) dini hari, merenggut nyawa seorang pria.
Pihak kepolisian resmi mengidentifikasi korban sebagai Ismail, warga Lorong Sei Tawar IV No. 126/III RT 006/RW 003, Kelurahan 29 Ilir, Kecamatan Ilir Barat II.
Menurut informasi yang dihimpun dari jajaran kepolisian, peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 04.50 WIB.
Korban yang diketahui bekerja sebagai buruh itu mengendarai sepeda motor jenis Honda Supra dengan nomor polisi BG 4932 AJ. Ia melaju dari arah simpang Fly Over TAA menuju simpang Pallem.
BACA JUGA:Gaji ke-13 ASN OKU Timur Cair Awal Juni 2025, UMKM Ikut Merasakan Dampaknya
BACA JUGA:Tragis! 2 Lokasi Berbeda, 2 Nyawa Melayang dalam Kecelakaan Maut Tragis di Palembang Pagi Hari
Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Palembang, AKP Arham Sikakum, saat dikonfirmasi pada Senin siang (2/6) sekitar pukul 14.00 WIB, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan terjadi akibat kelalaian pengendara.
“Korban diduga mengantuk saat berkendara, sehingga kehilangan kendali dan terjatuh ke sisi kiri jalan.
Ini murni kecelakaan tunggal, bukan akibat tabrakan seperti kasus di Jalan Puncak Kemuning pagi tadi,” ujar Arham.
Akibat insiden tersebut, Ismail mengalami luka berat. Luka robek ditemukan di pelipis kiri dan kanan, bibir mengalami sobekan, serta lecet pada kaki kiri.
BACA JUGA:Tangguh Stylish dan Pintar, 5 Jam Tangan Casio Baby-G Jadi Pilihan Wanita Aktif Zaman Sekarang
BACA JUGA:Toyota Fortuner Dikepung Pesaing Baru, Siapa Paling Gagah dan Canggih di Jalanan Indonesia?
Selain itu, rusuk bagian kiri korban juga patah. Ismail dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian sebelum sempat mendapat pertolongan medis.
Jenazah kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang.
