Nokia Beam Max 5G: Inovasi Canggih dengan Sejumlah Catatan
Nokia Beam Max 5G: Inovasi Canggih dengan Sejumlah Catatan-Foto: NOKIA-
SUMATERAEKSPRES.ID – Nokia kembali menunjukkan tajinya di pasar smartphone premium lewat peluncuran produk terbarunya, Nokia Beam Max 5G, yang diklaim siap menjadi andalan perusahaan sepanjang tahun ini.
Mengusung spesifikasi kelas atas, perangkat ini dibekali layar Super AMOLED 6,9 inci beresolusi 4K yang mampu menghadirkan tampilan visual tajam dan mendalam.
Desainnya yang futuristik serta material premium semakin memperkuat kesan elegan pada perangkat ini.
BACA JUGA:Nokia N-Gage Bangkitkan Kenangan Seru Masa Lalu Gaming Anak 2000-an, Bikin Kangen Berat
BACA JUGA:Nokia 8800 Gold Arte, Keunggulan dan Kemewahan di Dalamnya!
Sektor kamera menjadi daya tarik utama. Nokia menyematkan kamera belakang 200MP (wide) yang didukung sensor 32MP (ultrawide), 2MP (makro), dan 2MP (depth sensor).
Untuk kebutuhan swafoto dan video call, pengguna dapat memanfaatkan kamera depan dengan konfigurasi 64MP atau kombinasi 55MP + 8MP yang menjanjikan hasil memukau.
Dari sisi performa, Snapdragon 8 Elite 5G sebagai otak utama digabungkan dengan sistem operasi terbaru Android 15, memberikan jaminan kecepatan dan efisiensi dalam penggunaan sehari-hari.
Daya tahan perangkat ini turut diperkuat dengan baterai jumbo berkapasitas 8.500mAh, yang didukung fitur pengisian cepat dan nirkabel.
BACA JUGA:Nokia UltraView 2025, Performa Tangguh dan Kamera Canggih dengan Fitur Unggulan
BACA JUGA:Spek Gahar Layar Mewah Kamera 200MP, Nokia N2 Pro Max 5G Siap Menantang Segalanya
Namun, di balik semua keunggulannya, Nokia Beam Max 5G tak lepas dari beberapa catatan penting. Harga yang diperkirakan berada di kisaran premium menjadi pertimbangan utama. Hal ini wajar mengingat spesifikasi dan teknologi yang ditanamkan.
Selain itu, belum ada kepastian mengenai ketersediaan dan harga resmi di pasar Indonesia, yang berpotensi menjadi hambatan bagi konsumen Tanah Air yang ingin segera memilikinya.
Dari sisi ekosistem, Nokia dinilai masih tertinggal dibanding para pesaing besar seperti iOS atau Android ekosistem milik Samsung dan Google. Ini bisa menjadi tantangan, terutama bagi pengguna yang terbiasa dengan layanan dan integrasi aplikasi yang lengkap.
