Kedai Kopi Rumah Loer Buka Cabang Baru di Jantung Kota Palembang, Tawarkan Menu Nusantara hingga Mancanegara
LAUNCHING: Gubernur Sumsel H Herman Deru dan Wakil Ketua DPRD Sumsel H Novianto saat menghadiri launching Kedai Kopi Rumah Loer di Jalan Kapten A Rivai. FOTO: EVAN ZUMARLI/SUMEKS--
PALEMBANG, SUMATERAEKSPRES.ID - Setelah sukses di cabang yang pertama di kawasan Jalan Merdeka, Palembang, Kedai Kopi Rumah Loer buka cabang kedua. Lokasinya berada di kawasan perbankan, instansi pemerintah dan swasta di Jalan Kapten A Rivai.
Launching Kedai Kopi Rumah Loer dilakukan kemarin dihadiri sejumlah pejabat, Gubernur Sumsel H Herman Deru, Wakil Ketua DPRD Sumsel H Novianto dan pejabat lainnya.
BACA JUGA:Menjamurnya Kedai Kopi, Barista Andal, dan Kopi Nusantara: Gairah Baru di Dunia Perkopian Indonesia
BACA JUGA:FOTO : Kedai Kopi Canggih Tawarkan Konsep Futuristik ke Pelanggan
Kendati kawasan ini berada tepat di tengah kota yang diapit perkantoran, ini menjadi tantangan tersendiri bagi Rumah Loer untuk tetap bisa eksis di bisnis kuliner tersebut.
“Kawasan ini banyak usaha dan tak sedikit yang tak bisa bertahan lama. Tentu ini akan menjadi tantangan bagi Rumah Loer untuk bisa tetap survive,” ujar Gubernur Sumsel H Herman Deru.
Dikatakan, dirinya yakin dengan banyak pengalaman dan strategi bisnis yang dimiliki oleh Owner Rumah Loer-Tengah Kota, akan mampu survive dan bisnisnya berkembang terus," ungkap Deru saat dibincangi koran ini, Sabtu (10/5) siang.
Ada dua konsep bisnis di dunia yang bisa dipilih. Apakah terfokus ke harga yang murah, maupun mengedepankan kualitas dan cita sa masakan.
Karena hal ini secara langsung akan berdampak kepada strategi pemasaran tersebut. Kalau memilih harga yang murah, terkadang melupakan hal utama yakni kualitas dan citarasa.
“Sedang di saat memulai bisnis mengutamakan kualitas dan citarasa terutama bisnis kuliner, maka di saat itu harga tidak menjadi pertimbangan,” ujarnya.
Dikatakan, harga murah bukan tidak memperhatikan kualitas dan citarasa, akan tetapi ini untuk menyasar konsumen semua kalangan dengan harga yang terjangkau.
“Di sisi lain, kalau fokus ke kualitas dan cita rasa tersebut, maka pasar dari sini tidak pernah mempermasalahkan soal harga yang paling penting memenuhi ekspektasi dan citarasa dari konsumen tadi. Namun saya yakin, hal ini sudah dipertimbangkan owner-nya," tegas Deru.
Sementara itu, Owner Kedai Kopi Rumah Loer-Tengah Kota, Mirza Oktaviansyah sangat optimis usaha kuliner yang dijalani bersama Nadia, sang istri akan bisa survive serta menjadi rujukan untuk tempat nongkrong dan bersantai sembari menikmati semua menu yang ada.
“Selain lokasi yang sangat strategis, banyak menu menggugah selera tersedia. Mulai dari kuliner khas dari Kota Palembang, Sumsel, Nusantara hingga pada menu mancanegara,” ujarnya.
