Diprediksi Tembus 7 Juta Penonton
SERBU : Libur weekend dimanfaatkan warga Palembang dan Banyuasin untuk plesir ke Mall dan Menonton Film di Bioskop Cinemax 21 Opi Mall Palembang, salah satu yang ramai diserbu adalah film Jumbo.-foto: evan/sumeks-
JAKARTA, SUMATERAEKSPRES.ID - Rekor demi rekok dipecahkan film animasi garapan Visinema, Jumbo yang tayang di bioskop Tanah Air. Tercatat hingga hari ke 20 penayangan, sudah 5,4 juta lebih penonton yang menyaksikan film garapan anak bangsa tersebut.
Raihan tersebut membuat Jumbo masuk dalam 10 besar film terlaris Indonesia sepanjang masa. Film garapan sutradara Ryan Andriandi itu menyalip Sewu Dino dan Dilan 1991 di daftar 10 film terlaris tersebut.
Bahkan diprediksi film tersebut sudah mengunci 7 juta penonton alias bakal jadi film terlaris ketiga sepanjang masa di Indonesia dibawah KKN di Desa Penari dan Agak Laen. "7 juta sekarang locked, next target 8 juta bertahap aja yak mikirnya," cuit akun Bicara Box Office di akun X-nya, Minggu (20/4).
"Locked dalam konteks analisis box office itu artinya dipastikan akan tercapai berdasarkan laju saat ini. Bukan sudah tercapai saat ini," tulisnya lagi.
Jumbo sendiri berhasil menyalip Pabrik Gula yang stagnan di angka 4,4 juta penonton namun masih tayang. Kemudian Habibie & Ainun (2012) dengan 4,5 juta penonton, Laskar Pelangi (2008) dengan 4,7 juta penonton, dan Ipar adalah Maut (2024) dengan 4,7 juta penonton.
BACA JUGA:Rekomendasi Tempat Nonton Bioskop Terbaik di Palembang
Diketahui, rekor film Indonesia terlaris sepanjang masa nomor satu masih dipegang oleh KKN Di Desa Penari (2022) dengan raihan 10 juta penonton, dan diikuti oleh Agak Laen (2024) dengan 9,1 juta penonton.
Dalam unggahan di Instagram pada Sabtu (19/4), Visinema Pictures selaku produser Jumbo menyatakan terima kasih kepada seluruh penonton yang sudah menyaksikan film ini. "Antrean panjang, tiket yang cepat habis, review yang menyentuh, pelukan usai menonton, sampai yang rela nonton berkali-kali, sampai menyewa satu studio untuk nobar, semuanya membuat kami terharu dan bersyukur karena energi baik yang diberikan ke Jumbo sungguh luar biasa," tulis Visinema.
"Perjalanan film ini yang sudah melewati kurang lebih 5 tahun, berbekal harapan dan rasa percaya diri untuk membuat sesuatu yang tulus, jujur, dan berarti. Hari ini, Berbagai dari kalian semua benar-benar melebihi mimpi," ungkap mereka lagi.
Penjualan tiket yang mencapai 5 juta penonton, diperkirakan film animasi terbaik di Indonesia itu mengantongi pendapatan lebih dari Rp200 miliar. Laju Jumbo sepertinya akan tetap kencang mengingat jumlah layar yang menayangkannya lebih dari 1.100 layar dan lebih dari 4 ribu show.
Film Jumbo sendiri menceritakan Don, seorang yatim piatu yang di-bully karena tubuhnya yang besar. Don memiliki buku cerita yang diwarisi orang tuanya, yang penuh dengan gambar dan cerita ajaib.
