Budidaya Lele Antisipasi Harga Getah Karet Murah, Tambah Penghasilan Warga OKI
BUDIDAYA LELE : Budidaya ikan lele di Desa Sumber Mulya, Kecamatan Mesuji Makmur, Kabupaten OKI, sebagai tambahan sumber pendapatan selain bergantung hasil getah karet. FOTO: IST--
KAYUAGUNG, SUMATERAEKSPRES.ID – Sukses budidaya ikan Lele dalam mendukung program ketahanan pangan dilanjutkan warga Desa Sumber Mulya Kecamatan Mesuji Makmur, Kabupaten OKI. Penegasan ini disampaikan Kades Sumber Mulya, Baba Arista.
Ia mengungkapkan, sekarang umur lele yang ditebar bibitnya sudah 15 hari. Diprediksi akan panen dalam tiga bulan kedepan ." Lele kan pemeliharaannya mudah dan cepat berkembang," terangnya.
BACA JUGA: Budidaya Lele, Peluang Usaha Menjanjikan, Wujud Inovasi GSMP di OKU Timur
Setidaknya, sudah ada pengalaman saat berhasil panen pertama dan kedua. Namun, panen ketiga gagal karena ikan lele yang dibudidayakan terkena wabah aeromonas. “Ini tebar bibit yang periode ke empat mudah-mudahan cuaca mendukung,” imbuhnya.
Untuk kolam, ada dua ukuran 8x20 meter dan 2 kolam lagi ukuran 5x20 meter. “Semoga ini bisa jadi sarana edukasi masyarakat untuk menambah sumber mata pencarian yang selama ini sangat bergantung dengan harga getah karet,” ucapnya.
BACA JUGA: Budidaya Ikan Patin-Lele, Polsek Muara Kuang Ciptakan Ketahanan Pangan Selaras dengan GSMP
Jika nanti karet murah, maka masyarakat bisa mendapat hasil dari budidaya ikan lele yang notabene permintaan dari pasar sangat besar. Kades Baba Arista menambahkan, untuk saat ini fokus budidaya ikan. “Lahan kosongnya sudah tidak ada lagi,” tukas dia.(uni)
