Perjuangan Rahmat Pekerja Migran: Lebaran di Qatar Tanpa Libur, Usai Salat Ied Langsung Kerja
Lebaran di perantauan, Rahmat tetap semangat bekerja di Qatar meski rindu kampung halaman. Foto: istimewa--
SUMATERAEKSPRES.ID- Hari Raya Idul Fitri 1446 H/2025 M menjadi momen spesial bagi umat Muslim di seluruh dunia, termasuk bagi Rahmat Perbianto, seorang pekerja migran asal Kota Pagaralam, Sumatera Selatan, yang kini bekerja di Qatar.
Namun, berbeda dengan kebanyakan masyarakat di Indonesia yang bisa merayakan Lebaran dengan keluarga, Rahmat harus menjalani momen kemenangan ini di perantauan.
Bagi Rahmat, ini bukan kali pertama ia merayakan Lebaran jauh dari kampung halaman. Sejak bekerja di Qatar 2 tahun 8 bulan lalu, ia harus terbiasa dengan tradisi yang berbeda.
Meskipun demikian, rasa rindunya terhadap tanah air sedikit terobati karena ia sempat pulang ke Pagaralam beberapa hari di awal Ramadan sebelum kembali lagi ke Qatar untuk melanjutkan pekerjaannya.
BACA JUGA:40 Hari Menjabat, Walikota Palembang Ratu Dewa Mohon Maaf dan Ajak Bersinergi Membangun
Rahmat saat ini bekerja sebagai chef di Sheraton Grand Doha Resort & Convention Hotel, salah satu hotel bintang lima terkemuka di Qatar. Sebelum meniti karier di hotel mewah tersebut, ia lebih dulu bekerja di Junko Sushi Restaurant, sebuah restoran Jepang di Qatar.
Kecintaannya pada dunia kuliner sudah dimulai sejak lama. Rahmat merupakan lulusan Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Palembang, angkatan pertama tahun 2016, dengan jurusan Seni Kuliner. Dengan bekal pendidikan tersebut, ia berhasil mengembangkan kemampuannya hingga bisa bekerja di luar negeri.
Sebelum merantau ke Qatar, saat lulus kuliah ia sempat kursus Bahasa Jepang di salah satu LPK di Palembang. Namun karena lama menunggu dan nganggur tidak ada panggilan job ke Jepang akhirnya ia mencari job di negara lain dan di terima di Qatar.
"Dengan dukungan, bantuan materi dari orang tua dan keluarga akhirnya memberanikan diri berangkat ke Qatar," ujarnya.
BACA JUGA:Ramadhan Mendidik Umat: Pesan Khutbah Idul Fitri Ust. Ki. H. Amiruddin Muslim Ansori
BACA JUGA:Penuh Khidmat! Warga Binaan dan Petugas Lapas Kayuagung Laksanakan Salat Idulfitri Bersama
Sebagai anak bungsu dari tiga bersaudara, Rahmat tentu merasakan kerinduan mendalam terhadap keluarganya di kampung halaman. Ia merupakan buah hati pasangan Malik Kuswari dan Mariani yang tinggal di Simpang Manak, Kota Pagaralam.
Biasanya, Lebaran menjadi momen berkumpul bagi keluarga besar, namun kali ini ia harus merayakannya dari kejauhan.
