Sumatera Ekspres | Baca Koran Sumeks Online | Koran Sumeks Hari ini | SUMATERAEKSPRES.ID - SUMATERAEKSPRES.ID Koran Sumeks Hari ini - Berita Terhangat - Berita Terbaru - Berita Online - Koran Sumatera Ekspres

https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Mitsubishi baru

Segera Panggil Perusahaan Bahas Jalan Rusak

JaLaN TaNaH: Kondisi Jalur 29 Kecamatan air Sugihan, OKI yang berupa jalan tanah menjadi viral karena sulit dilalui.-foto: ist-

KAYUAGUNG- Masuk musim penghujan saat ini membuat kondisi jalan tanah di Jalur 29 Kecamatan Air Sugihan menjadi kubangan lumpur. Jalan ini merupakan jalan penghubung yang setiap hari dilalui anak sekolah, pedagang hingga truk pengangkut sawit.

Kondisi jalan ini pun viral di Instagram @KAlipp memperlihatkan pelajar yang tengah melintas tidak bersepatu berjalan dalam lumpur jalan. Semua yang melintas harus sangat berhati-hati karena kalau tidak akan jatuh ke dalam lumpur, tapi mereka tidak ada jalan lain untuk dilalui.

Postingan ini mendapat 16 komentar. Salah satunya @yenny5344 yang menulis: udah tahun 2025 ni masak jalur nggak ada perubahan jalan sama sekali kasihan anak sekolah dan para pedagang. Lainnya @hikkigayaa @gibranran_kabuming tolong pak ini jalan kayak rawa @_tasya168@prabowo@grindra@fraksi partaigrindra banyak pak jalur (OKI) jalannya seperti ini saya sudah 3 hari 4 malam denger suar mobil macet terus depan rumah mau sekolahpun susah.

Terkait kondisi jalan ini, Camat Air Sugihan, Ardiles P.Raja Siahaan  membenarkan kondisi jalan di wilayahnya yang hampir keseluruhan rusak." Memang jalan di wilayah kami ini kan masih banyak jalan tanah,"terangnya kemarin (22/1).

BACA JUGA:Anggaran Tak Kunjung Cair, Perbaikan Molor, Jalan Rusak Terdampak Pembangunan IPAL

BACA JUGA:Fenomena 'Tipusani' di Tulung Selapan, Jalan Rusak dan Kejahatan yang Marak

Jadi kalau sudah hujan seperti ini maka jalan akan berlumpur. Apalagi, kata dia, jalan desa ini juga  dipakai sebagai jalur angkut buah sawit. Pihak desa tidak melakukan  portal jalan, sehingga kondisinya cepat rusak seperti itu. “Sebagian kades juga sudah memberikan perhatian untuk  jalan yang rusak, dengan menggerakkan gotong royong bersama warga,” bebernya.

 Persoalan ini akan menjadi perhatian bersama para kades nanti. “Kami akan duduk bersama para pengusaha sawit, pengusaha angkutan dan  tentunya perusahaan untuk membahas kondisi jalan yang rusak, “tegasnya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan