Dasbor Lintasan Musi 1.0: Terobosan Digital Data Pendidikan Sumsel
Dasbor Lintasan Musi 1.0: Terobosan Digital Data Pendidikan Sumsel-Foto: IST-
PALEMBANG, SUMATERAEKSPRES.ID– Sungai Musi sejak berabad-abad menjadi nadi kehidupan masyarakat Sumatera Selatan. Dari perdagangan, budaya, hingga sejarah kejayaan Sriwijaya, alirannya selalu menjadi penghubung. Kini, nama Musi kembali mengalir dalam dunia pendidikan lewat lahirnya Dasbor Lintasan Musi 1.0, sebuah inovasi pengelolaan data pendidikan.
Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Sumatera Selatan resmi memperkenalkan platform ini sebagai jawaban atas kebutuhan zaman: akses informasi yang cepat, akurat, transparan, sekaligus mudah dijangkau.
Seperti Musi yang menyatukan banyak wilayah, dasbor ini diharapkan menyatukan aliran data pendidikan untuk mendukung kebijakan yang lebih tepat sasaran.
BACA JUGA:Tim Pusat Verifikasi Kabupaten/Kota Sehat Tinjau Muba, Bidik Swasti Saba Wistara
BACA JUGA:Sumsel United Sambut Hangat Sosialisasi VAR: Sepakbola Indonesia Menuju Fair Play
Dari Data Terpecah ke Sistem Terintegrasi
Selama ini, informasi pendidikan di Sumsel kerap tercecer di berbagai kanal sehingga menyulitkan pengambilan keputusan.
Menjawab tantangan itu, BPMP menghadirkan Lintasan Musi—akronim dari Layanan Integrasi Data dan Informasi Provinsi Sumatera Selatan Menuju Pendidikan Bermutu untuk Semua dan Inklusif.
Kepala BPMP Sumsel, Aria Ahmad Mangunwibawa, S.Psi., M.Si., menegaskan bahwa platform ini bukan sekadar sistem pelaporan.
“Lintasan Musi adalah fondasi penting bagi kebijakan berbasis data, dengan tujuan meningkatkan mutu sekaligus menjamin inklusivitas pendidikan,” ujarnya saat peluncuran.
BACA JUGA:Scam Saldo DANA 2025 Mengintai Pengguna Digital, Kenali Modus dan Cara Aman Menghindarinya
BACA JUGA:Maspril Aries Raih Profesor Mahyuddin Award, Lentera Jurnalisme yang Tak Padam
Data untuk Semua, Transparansi untuk Bersama
Dasbor Lintasan Musi menyajikan potret menyeluruh: mulai dari capaian program, indikator mutu, hingga kebutuhan sekolah di setiap daerah.
Informasi ini dapat diakses oleh pemerintah daerah, satuan pendidikan, hingga masyarakat. Dengan begitu, setiap pihak bisa berkontribusi aktif dalam pembangunan pendidikan Sumsel.
Platform ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi. Pemerintah bisa menyusun kebijakan lebih tajam, sekolah mendapatkan peta kebutuhan yang jelas, sementara masyarakat ikut mengawasi agar mutu pendidikan terus meningkat.