Sumatera Ekspres | Baca Koran Sumeks Online | Koran Sumeks Hari ini | SUMATERAEKSPRES.ID - SUMATERAEKSPRES.ID Koran Sumeks Hari ini - Berita Terhangat - Berita Terbaru - Berita Online - Koran Sumatera Ekspres

https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Mitsubishi baru

Iklan Google/Link Sponsor

Tekankan Pentingnya Sekolah Bebas Bullying

KKN PkM: Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) bersama dosen pendamping dari Fakultas Sains dan Teknologi UIN RF lakukan KKN-PkM di SDN 1 Prabumulih.-foto: neni/sumeks-

KKN-PkM Terintegrasi UIN Raden Fatah Palembang Gelar Sosialisasi di sDN 1 Prabumulih

PALEMBANG, SUMATERAEKSPRES.ID- Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) bersama dosen pendamping dari Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di SD Negeri 1 Prabumulih dengan tema “Sekolah Bebas Bullying, edukasi kesetaraan gender dan penerimaan terhadap anak berkebutuhan khusus. 

Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua Tim PkM, Binar Azwar Anas Harfian, MPd, dengan anggota dosen Tito Nurseha, MSi. Kemudian Gina Agiyani, MKom, dan Fitri, MBiomed, serta mahasiswa Lutfia Nurazizah Ferlianti. 


Iklan Google/Link Sponsor

Sementara, Tim KKN yang terlibat terdiri dari mahasiswa, Indah Pratiwi, Nova Febriyanti, Dea Safitri, Yulianti, Anisa Nur Indah Ekasari, Anas Tasya, Riska Rahimi, Ulfa Zahira, Raihana Artanti, dan Annisa Nurhaliza. 

Ketua Tim PkM, Binar Azwar Anas Harfian, MPd, menyampaikan bahwa sosialisasi ini merupakan langkah awal dalam membangun kesadaran siswa mengenai pentingnya lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan inklusif. “Bullying tidak hanya berdampak pada psikologis anak, tetapi juga memengaruhi perkembangan akademik dan sosial mereka. Oleh karena itu, edukasi mengenai kesetaraan gender dan penerimaan terhadap anak berkebutuhan khusus sangat penting ditanamkan sejak usia sekolah dasar,” jelasnya, disela kegiatan 

BACA JUGA:Hipnoterapi untuk Anak: Solusi Atasi Trauma Bullying dan Meningkatkan Prestasi Akademik

BACA JUGA:Kasus Bullying Siswa SMP di Lubuklinggau Viral, Korban Alami Trauma dan Lapor Polisi

Binar juga menambahkan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan agenda penting yang dilaksanakan secara berkala setiap semester. Adapun tujuan dari kegiatan ini  untuk meningkatkan pemahaman dan sikap dari warga sekolah agar lebih peduli terhadap perilaku bullying yang marak terjadi di lingkungan pendidikan. 

"Di zaman serba teknologi seperti ini, berita-berita yang terjadi di lingkungan pendidikan seringkali cepat tersebar dan viral serta menimbulkan kontroversi di dunia maya,"ungkapnya 

Dijelaskan, pelaksanaan sosialisasi berlangsung dengan metode interaktif, mulai dari pemaparan materi, diskusi, hingga simulasi permainan edukatif yang dipandu mahasiswa KKN. Siswa tampak antusias mengikuti kegiatan, terutama saat diajak bermain peran untuk memahami bagaimana cara mendukung teman yang berbeda kondisi maupun latar belakang. 

 "Kegiatan ini merupakan awal dari rangkaian program PkM yang akan berlangsung selama kurang lebih 8 minggu di Kota Prabumulih. Selanjutnya, tim akan melaksanakan beberapa agenda lanjutan yang berfokus pada penguatan karakter siswa, peningkatan kapasitas guru, serta pendampingan dalam membangun budaya sekolah yang bebas bullying,"jelasnya  lagi 

Lanjutnya, Kegiatan PkM ini tidak hanya menyasar kepada siswa saja, tetapi juga guru, tenaga kependidikan, orang tua, serta pemangku kebijakan.  "kegiatan ini tidak hanya akan berhenti di satu kegiatan saja, tetapi juga akan berkelanjutan dan menghasilkan outcome berupa pedoman dan kebijakan-kebijakan terkait kegiatan bullying di lingkungan sekolah,"bebernya 

BACA JUGA:Kejari Muba Musnahkan Barang Bukti 141 Perkara, Edukasi Bahaya Narkoba dan Bullying ke Pelajar

BACA JUGA:Kejati Sumsel Gelar Edukasi Anti-Bullying Lewat Program Jaksa Masuk Sekolah di SMKN 4 Palembang

Dengan adanya kegiatan ini, Tim PkM dan KKN berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung terciptanya sekolah yang ramah anak, "Tak hanya itu juga tercipta sekolah inklusif, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kesetaraan di lingkungan pendidikan dasar,"ungkapnya 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan