Sumatera Ekspres | Baca Koran Sumeks Online | Koran Sumeks Hari ini | SUMATERAEKSPRES.ID - SUMATERAEKSPRES.ID Koran Sumeks Hari ini - Berita Terhangat - Berita Terbaru - Berita Online - Koran Sumatera Ekspres

https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Mitsubishi baru

Hati-Hati Pilih Jurusan! Ini Daftar Jurusan dengan Gaji Paling Mini Setelah Lulus

Jangan asal pilih jurusan kuliah karena bisa jadi kamu masuk ke jurusan dengan gaji paling mini! Foto: freepik--

SUMATERAEKSPRES.ID - Memilih jurusan kuliah bukan sekadar soal minat dan bakat, tapi juga soal masa depan.

Tak sedikit mahasiswa yang merasa menyesal setelah lulus karena realita dunia kerja tak semanis ekspektasi. Salah satu faktor penting yang kerap jadi pertimbangan adalah prospek gaji. Nyatanya, tidak semua jurusan kuliah menjanjikan penghasilan besar setelah lulus.

Beberapa bahkan dikenal memiliki prospek gaji yang tergolong rendah, meski menuntut waktu studi dan usaha yang tidak kalah berat.

Artikel ini akan mengulas sejumlah jurusan kuliah dengan rata-rata gaji awal terendah di Indonesia dan dunia. Bukan untuk mengecilkan profesi tertentu, melainkan sebagai bahan pertimbangan calon mahasiswa agar lebih bijak dalam menentukan pilihan. Yuk, simak selengkapnya!

BACA JUGA:Hati-Hati Pilih Jurusan! Ini Daftar Jurusan dengan Gaji Paling Mini Setelah Lulus

BACA JUGA:Top 10 Jam Tangan Terlaris Sepanjang Masa: Ikon Gaya, Teknologi, dan Warisan

1. Sastra dan Bahasa

Jurusan sastra dan bahasa, baik itu Sastra Indonesia, Inggris, Jepang, atau bahasa lainnya, sering menjadi pilihan bagi mereka yang menyukai literatur dan komunikasi. Namun sayangnya, prospek gaji awal untuk lulusan jurusan ini cenderung rendah.

Rata-rata lulusan jurusan ini bekerja sebagai penerjemah, editor, penulis, atau pengajar. Beberapa di antaranya juga masuk ke dunia kreatif seperti copywriter atau content writer. Meski pekerjaan ini sangat berharga, kenyataannya banyak perusahaan belum memberikan nilai gaji yang sebanding, terutama bagi fresh graduate. 

2. Pendidikan / Keguruan

Jurusan pendidikan atau keguruan melahirkan para tenaga pengajar, mulai dari guru PAUD hingga SMA. Sayangnya, profesi guru di Indonesia—terutama yang belum PNS—sering kali mendapatkan gaji yang minim. Bahkan, tidak sedikit guru honorer yang dibayar di bawah upah minimum regional (UMR).

Meski sangat mulia dan berperan besar dalam mencerdaskan bangsa, profesi guru masih menghadapi tantangan kesejahteraan. Rata-rata gaji guru honorer bisa mulai dari Rp500 ribu hingga Rp3 juta per bulan. Baru setelah menjadi PNS atau ASN, penghasilan menjadi lebih stabil, meski tetap tergolong rendah dibandingkan profesi di sektor swasta lainnya.

3. Seni Rupa dan Desain

Banyak yang menganggap jurusan seni rupa dan desain sebagai ladang kreativitas tanpa batas. Namun realitanya, dunia seni cukup keras. Untuk bisa mendapatkan penghasilan layak, lulusan harus punya portofolio kuat, koneksi luas, dan branding pribadi yang matang.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan