Bisa Digabung, Mungkin Dihapus, SDN 137 Hanya Dapat 4 Murid Baru
MINIM MURID BARU: Kondisi SD Negeri 137 Palembang yang hanya dapat 4 murid baru pada tahun ajaran 2025-2025.-foto: ist-
PALEMBANG, SUMATERAEKSPRES.ID - Saat sekolah lain tak mampu menampung begitu banyak calon murid yang mendaftar, kondisi sebaliknya justru dialami SD Negeri 137 Palembang. Sekolah yang berlokasi di kawasan padat penduduk di Jl Kapten Cek Syech, Kelurahan 24 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil, Palembang malah tak dapat murid.
Pada tahun ajaran baru 2025-2026 hanya kebagian 4 murid yang mendaftar di sana. Hanya 4,76 persen dari daya tampung 84 murid baru. Kondisi ini sudah jadi bahan evaluasi Dinas Pendidikan Kota Palembang.
“Sementara tetap berjalan dengan tenaga pendidik yang ada, sambil menyesuaikan rombongan belajar yang ada,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Palembang, Adrianus Amri SSTP MSi.
Diakui Amri, dengan kondisi ini, eksistensi SD Negeri 137 tersebut kini jadi bahan evaluasi pihaknya. Tidak menutup kemungkinan ke depan sekolah itu akan digabungkan dengan sekolah lain.
Atau bahkan ditutup secara permanen apabila jumlah siswa tidak kunjung bertambah. "Apakah nanti digabung dengan sekolah terdekat atau dihapus, itu masih dalam tahap evaluasi," tandasnya.
BACA JUGA:Miris! SDN di Tengah Kota Palembang Cuma Dapat 4 Murid Baru, Kok Bisa?
BACA JUGA:Inilah Skema Penerimaan Murid Baru Tahun 2025: Resmi Diluncurkan Kemendikdasmen
Amri menambahkan, Dinas Pendidikan tidak ingin mengambil keputusan terburu-buru. Semua perlu dikaji secara mendalam dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat dan efisiensi penyelenggaraan pendidikan.
Sebelumnya, seorang guru SD Negeri 137 Palembang, Maiyani, membenarkan kalau sekolah tempatnya mengajar pada tahun ajaran baru ini hanya mendapat empat siswa. “Cuma ada empat anak yang baru mendaftar,” kata dia.
Menurutnya, minimnya pendaftar di SD Negeri 137 lantaran beberapa faktor seperti, banyak SD negeri maupun swasta di kawasan sekolah itu. "Selain itu, penduduk usia sekolah di kawasan ini sangat sedikit untuk anak usia masuk SD, sehingga harus berbagi dengan sekolah lain yang berdekatan," jelas dia.
Menurutnya, pada tahun ajaran 2024-2025 lalu, pendaftar di SD Negeri 137 Palembang ada 20 anak. "Kemungkinan kebijakan kepala sekolah akan buka lagi pendaftaran sampai tahun ajaran baru dimulai," terangnya. Dengan harapan, jumlah siswa baru masih bisa bertambah.
