Berebut Delapan Tiket ke Final, Percaya Diri Jadi Modal Peserta
UNJUK AKSI: Peserta unjuk aksi dan keterampilan pada ajang pencarian bakat “Sumsel’s Got Talent 2025” pada audisi di Kabupaten OKI, kemarin (5/5). BATURAJA - Masalah kenakalan remaja dan bully menjadi atensi jajaran Kejak saan Negeri Baturaja. Ini -FOTO : NISA/SUMEKS-
KAYUAGUNG, SUMATERAEKSPRES.ID - Ajang pencarian bakat Sumsel'S Got Talent 2025 untuk audisi di Kabupaten OKI ramai diserbu para remaja, kemarin (5/5). Bahkan, pesertanya tak hanya dari Kabupaten OKI saja, juga kabupaten tetangga.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumsel, Rudi Irawan didampingi Kepala Bidang Pemberdayaan Pemuda Dispora Sumsel, Hari Kusuma mengatakan, ada 40 peserta terdiri dari 30 peserta asal OKI dan 10 peserta dari kabupaten lainnya memperebutkan 8 golden tiket ke final. "Alhamdulillah di OKI ramai sekali yang ikut, lebih dari target kami yang sebelumnya hanya 25 peserta," terangnya.
Kegiatan ini merupakan ajang pencarian bakat oleh Dispora Sumsel untuk memberikan wadah bagi generasi muda mengekspresikan diri bakat dan kreativitas sesuai visi Gubernur Sumsel " Sumsel Maju untuk Semua". Audisi ini dibuka untuk semua ajang pencarian bakat mulai dari tari, menyanyi, stand up comedy dan lainnya. “Silakan keluarkan kemampuan dari apa yang dimiliki,” tambahnya.
Ini merupakan yang kedua kalinya digelar dan diharapkan menjadi sarana identitas budaya dalam pembangunan daerah dan menjadi platform yang lebih luas di kancah nasional. Peserta asal SMAN 1 Kayuagung, Aisyah Diyanti dan Ranien dengan percaya diri menampilkan silat karena selama ini sudah tergabung dalam IPSI OKI." Kami hanya mempersiapkan waktu sehari untuk berlatih.
BACA JUGA: Sukarami Juara Umum Porkot Palembang 2024, Asisten I, Ajang Pencarian Bakat dan Regenerasi Atlet
BACA JUGA:Garuda Hacks 5.0 Memuncaknya Ajang Pencarian Bakat Bidang IT di Nusantara
Dia ikut kompetisi ini memang didorong pihak sekolah dan pelatih, makanya mereka berusaha menampilkan penampilan terbaik agar nanti bisa mendapat satu golden tiket ke final yang akan digelar di Palembang Agustus nanti.
Bupati OKI, Muchendi Mahzareki, menjelaskan, Pemda sudah menyiapkan wadah mengembangkan talenta remaja. Karena tak semua memiliki kepercayaan diri dan ini ajang belajar mengasah potensi kepercayaan diri. "Itu bisa muncul dan tumbuh. Kabupaten OKI menyimpan banyak potensi, memunculkan kemampuan bakat kebanggaan OKI," imbuhnya.
